Konten Media Partner

Tips Bermain Rollerblade yang Aman Bagi Pemula

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra

Selain bersepeda, bermain rollerblade atau sepatu roda juga menjadi trend di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

Pasalnya, selain seru dan asik untuk dilakukan, ternyata bermain sepatu roda juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Diantaranya, kalori yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan lari atau bersepada, dapat melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh, membuat jantung lebih sehat, melatih konsentrasi dan syaraf motorik, hingga membuat mood menjadi lebih baik.

Namun, bagi para pemula yang ingin bermain sepatu roda tentu akan merasa kesulitan atau takut ketika mencobanya.

Lalu bagaimana tips bermain sepatu roda yang aman bagi pemula?

Richardo Elvan Pendiri Rollerblade Indonesia mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan yakni berdiri di atas karpet dan belajar di tempat menggunakan sepatu roda hingga stabil.

"Karena kalau langsung di lantai kan licin. Nah kalau di karpet ini akan mudah untuk memulai jalannya," kata pria yang akrab disapa Rico ini ketika ditemui Basra, Jumat (25/9).

Selanjutnya, para pemula harus belajar tentang keseimbangan tubuh. Karena keseimbangan tubuh ini diperlukan agar badan tidak mudah jatuh ketika bermain sepatu roda.

Setelah belajar jalan dan keseimbangan, selanjutnya yakni belajar cara untuk jatuh. Menurut Rico, hal ini perlu diperhatikan karena jika asal jatuh akan berakibat fatal hingga bisa menyebabkan patah tulang.

"Caranya kalau mau jatuh itu harus pegang lutut dan jatuhnya harus ke depan. Jadi pegang lantai pegang lutut. Karena dengan pegang lutut akan seimbang. Kalau tidak bisa patah tulang," jelasnya.

Tak hanya itu, Rico juga berpesan bagi para orang tua yang mengajarkan cara sepatu roda kepada anaknya agar tidak dipegangi atau dituntun.

"Belajar sepatu roda yang benar tidak boleh dipegangi, kalau bisa tanpa sentuhan agar anak cepat bisa," pungkasnya.