Konten Media Partner

Tips Puasa Aman Bagi Ibu Menyusui, Perhatikan Hal Ini

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tips Puasa Aman Bagi Ibu Menyusui, Perhatikan Hal Ini
zoom-in-whitePerbesar

Tak sedikit ibu menyusui yang bertanya-tanya apakah boleh berpuasa di bulan Ramadan? Pasalnya mereka khawatir jika berpuasa akan mempengaruhi kandungan gizi dan produksi ASI. Ahli gizi Andriyanto mengungkapkan tak masalah bagi ibu menyusui untuk berpuasa. Namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan bagi ibu menyusui yang ingin berpuasa.

"Sebenarnya ibu menyusui itu diperbolehkan untuk berpuasa akan tetapi perlu diingat pula agar ibu menyusui mempunyai 'bekal' gizi yang bagus agar kualitas ASI nya bisa terpenuhi," jelasnya kepada Basra, Sabtu (8/4).

Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu menyusui yang berpuasa, menurut Andriyanto adalah saat tiba waktu berbuka puasa hingga saat sahur kebutuhan cairan tubuh yang terpenuhi.

"Kalau magrib sampai sahur itu kecukupan airnya terpenuhi, yaitu minimal 8 gelas per hari. Kenapa (ini penting) karena ASI itu berasal dari air di mana ibu tersebut harus cukup cairan," paparnya

Andriyanto melanjutkan, konsumsi gizi seimbang juga perlu diperhatikan bagi ibu menyusui yang berpuasa.

"Ada proteinnya sebagai pembentuk ASI eksklusif. Kemudian perbanyak konsumsi sayur mayur untuk mempercepat produksi ASI," imbuhnya.

Adapun contoh makanan yang dapat dikonsumsi saat sahur agar dapat memperlancar ASI, di antaranya ikan salmon, daging tanpa lemak, telur, bayam, brokoli, alpukat, dan jamur.

Selain itu puasa lebih aman dilakukan ibu menyusui kalau Si Kecil telah menginjak usia enam bulan di mana anak telah mendapatkan asupan tambahan dari makanan dan minuman selain ASI.