Konten Media Partner

Bojonegoro, Kabupaten Pertama di Jawa Timur yang Terima Penghargaan UHC

Berita Bojonegoroverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat terima Piagam penghargaan UHC, dari Kepala Divisi Regional (Divre) BPJS Jawa Timur.
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, saat terima Piagam penghargaan UHC, dari Kepala Divisi Regional (Divre) BPJS Jawa Timur.

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, terima Piagam Penghargaan Universal Health Coverage (UHC), dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Rabu (23/09/2020).

Dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, yang terdiri dari 29 kabupaten dan 9 kota, Kabupaten Bojonegoro merupakan kabupaten pertama yang menerima penghargaan tersebut.

Penghargaan tersebut diterima Kabupaten Bojonegoro atas komitmennya dalam mendukung tercapainya Universal Health Coverage (UHC) dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada tahun 2020, yang mana hingga pertengahan September 2020, kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Bojonegoro mencapai 98,76 persen.

Sementara, ada 5 kota di Jawa Timur, yang UHC-nya atau kepesertaan JKN KIS-nya mencapai lebih dari 95 persen, yaitu Kota Mojokerta yang mencapai 100 persen, Kota Probolinggo yang mencapai 97,76 persen, Kota Pasuruan yang mencapai 97,64 persen, Kota Malang yang mencapai 95,57 persen, dan Kota Madiun yang mencapai 95,34 persen.

kumparan post embed

Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, usai menerima penghargaan tersebut kepada sejumlah awak media menyampaikan bahwa Kabupaten Bojonegoro mendapat apresiasi dari BPJS Divre Jawa Timur, karena Bojonegoro merupakan satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang sudah katagori UHC, yaitu 98,76 persen warga Bojonegoro sudah mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan.

"Bojonegoro merupakan satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang sudah katagori UHC, yaitu 98,76 persen warga Bojonegoro sudah mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan." kata Bupati Anna Muawanah.

Dengan adanya apresiasi tersebut, Pemkab Bojonegoro akan berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat

terhadap pelayanan kesehatan, termasuk penyiapan sarana prasarana yang mudah terjangkau oleh warga, kualitas peralatan, penyiapan sumber daya manusia, baik secara umum maupun berbasis spesialis.

"Semua itu adalah bagian pelayanan terhadap warga, karena kesehatan adalah hal yang paling pokok. harapan kami kita pastikan bahwa warga harus tetap mengikuti prosedur terhadap pola hidup sehat, sehingga kartu BPJS sebagai cadangan apabila ada kendala sakit dan sebagainya," kata Bupati Anna Muawanah

Untuk diketahui, saat ini UHC Kabupaten Bojonegoro mencapai 98,76 persen. Dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, Kabupaten Bojonegoro menduduki peringkat kedua setelah Kota Mojokerta yang UHC-nya mencapai 100 persen. Sementara, ada 4 kota lain yang UHC-nya mencapai di atas 95 persen, yaitu Kota Probolinggo sebesar 97,76 persen, Kota Pasuruan sebesar 97,64 persen, Kota Malang sebesar 95,57 persen, dan Kota Madiun sebesar 95,34 persen. (dan/imm)

Reporter: Dan Kuswan SPd

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Artikel ini telah tayang di: https://beritabojonegoro.com