Bupati Harap Seluruh Elemen Masyarakat Bojonegoro Patuhi Protokol Covid-19

Bojonegoro - Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19), Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah berharap agar seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bojonegoro patuh terhadap protokol tentang penanganan virus corona (Covid-19).
"Dalam forum ini saya meminta untuk seluruh masyarakat, apa yang diinstruksikan pemkab dilakukan sebaik-baiknya. Termasuk menjalankan protokol untuk prefentif, semua harus patuh, karena kalau satu kena, maka bisa jadi berimbas kepada yang lain," kata Bupati Anna Muawanah saat resmikan pengoperasian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Instalasi Kota Kecamatan (IKK) Kalitidu, milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bojonegoro, di Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Rabu (18/03/2020).
Sebelumya, Bupati Bojonegoro pada Minggu (15/03/2020) telah mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor 2 Tahun 2020, tentang Penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) Non Alam dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Bojonegoro juga telah menggelar rapat koordinasi terkait pencegahan dan penanganan Virus Corona serta penanganan jika ditemukan ada pasien yang terjangkit Virus Corona.
"Kita lakukan dulu untuk kegiatan preventif di Bojonegoro. Sejauh ini di Bojonegoro belum ada korban, mudah-mudahan tidak ada korban," kata Bupati.
Bupati juga meminta kepada seluruh masyarakat mematuhi instruksi dari Pemkab Bojonegoro, termasuk pengurangan mobilisasi, pembatasan pengantar di rumah sakit, termasuk pembatasan jam besuk di rumah sakit. Bupati juga menegaskan bahwa kegaitan belajar mengajar atau sekolah, tidak libur, namun belajar di rumah.
"Bukan libur! Gurunya harus memberikan materi dan PR. Jadi bukannya anak-anak kelayaban, tambah gak karu-karuan. Tujuannya untuk meminimalisir jika ada indikasi yang suspect, bisa kita manage dengan baik," kata Bupati.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk hidup sehat. Kepada para orang tua Bupati berpesan agar putra-putrinya pada pukul 18.00 WIB bingga 21.00 WIB, harus sudah di rumah. Termasuk orang tuanya, juga harus mengurangi nongkrong di warung, karena di situlah bisa terjangkit.
"Setelah ini kami ada video conference dengan camat untuk mendeteksi dan mengecek pondok-pondok pesantren, apakah sudah manjalankan protokol. Hari ini kami cek ada 80 pondok pesantren, apakah protokolnya sudah terlaksana dengan baik," kata Bupati Anna Muawanah. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Artikel ini telah terbit di: https://beritabojonegoro.com
