Konten Media Partner

Corona di Blora: ODP Berkurang Jadi 447, PDP dan Positif Masih Nihil

Berita Bojonegoroverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Infografis Perkembangan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blora hingga Selasa (07/04/2020) pukul 10.03 WIB.
zoom-in-whitePerbesar
Infografis Perkembangan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blora hingga Selasa (07/04/2020) pukul 10.03 WIB.

Blora - Hingga Selasa (07/04/2020) pukul 10.03 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (COVID-19) di Kabupaten Blora dalam 3 hari ini secara berturut-turut alami penurunan, menjadi 447 orang yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Blora.

Jumlah tersebut berkurang sebanyak 1 orang jika dibanding dengan hari sebelumnya. Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif, tidak ada perubahan atau hingga saat ini masih nihil.

Secara kumulatif jumlah ODP di Kabupaten Blora hari ini mencapai 600 orang, atau terdapat penambahan ODP baru sebanyak 23 orang dari ODP sebelumnya yaitu sebanyak 577 orang. Sementara jumlah kumulatif ODP yang dinyatakan selesai dalam pemantauan hari ini total sebanyak 153 orang, atau bertambah 24 orang dari jumlah jumlah kumulatif hari sebelumnya yaitu 129 orang.

Ilustrasi. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
embed from external kumparan

Sekda Blora, Komang Gede Irawadi SE MSi menyampaikan update kondisi terkini tentang persebaran dan penanganan virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Blora bahwa hingga Selasa (07/04/2020) belum ada yang terkonfirmasi positif.

"Kewaspadaan harus terus dilakukan karena ODP masih banyak, mencapai 447 orang. Jumlah ini mengalami penurunan jika dibanding kemarin. Semoga data ini bisa secara terus mengalami penurunan. Alhamdulillah hingga hari ini belum ada yang terkonfirmasi positif, artinya Blora masih aman. PDP nya juga belum ada,“ jelas Sekda.

Pada kesempatan tersebut Sekda juga menyampaikan bahwa hingga hari ini jumlah pemudik di Kabupaten Blora dari berbagai kota di Tanah Air berjumlah 14.240 orang.

“Kami terus mengimbau kepada para pemudik untuk bisa melakukan isolasi diri secara mandiri di rumah selama 14 hari. Jangan keluar rumah dulu, sebelum empat belas hari. Karena empat belas hari ini adalah masa inkubasi virus yang ditetapkan Pemerintah. Jika sudah empat belas hari tidak ada gejala, maka baru bisa dikatakan para pemudik ini sehat,” tutur Sekda Komang Gede Irawadi

Kepada masyarakat Blora,Sekda mengajak untuk bersama sama melakukan pola hidup bersih dan sehat, hal ini bisa di terapkan pada keluarga dan lingkungan sekitar.

“Jangan lupa cuci tangan dengan sabun, gunakan masker, jaga jarak, dan kurangi berpergian. Serta segera periksa jika kurang enak badan,” tuturnya mengimbuhkan.

Sekda menambahkan bahwa Pemkab Blora sedang membahas dengan BUMD milik Pemkab Blora untuk memberikan keringanan dalam peminjaman kredit, tentunya pada bank bank daerah.

“Saat ini baru dibahas, dalam pemberian keringanan kepada warga yang terdampak COVID-19 ini,” ujarnya

Kepada kepala desa dan seluruh perangkatnya sekda juga mengucapkan terimakasih di mana mereka telah membangun posko posko dan selalu menyosialisasikan kepada masyarakatnya.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut bergotong-royong dalam mengatasi wabah ini, semoga wabah ini segera selesai,” kata Sekda Komang Gede Irawadi.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Blora, Reni Miharti mengatakan, ketersediaan pangan Kabupaten Blora hingga saat ini masih aman.

“Untuk saat ini masih aman karena sejumlah wilayah sudah banyak yang panen padi, dan ini akan terus berkelanjutan hingga Oktober,” ucapnya

Untuk jagung juga masih surplus hingga Oktober nanti, mengingat saat ini masih dalam keadaan panen raya. Sedangkan untuk ketersediaan gula sebagian di suplai dari daerah lain, namun april nanti PT GMM akan produksi.

“Stok pangan di Blora untuk 5 bulan ke depan masih aman.” ujar Reni Miharti. (teg/imm)

Reporter: Priyo SPd

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Artikel ini telah terbit di: https://beritabojonegoro.com

embed from external kumparan

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!