Konten Media Partner

Pasar Hewan Bojonegoro Kota Segera Direlokasi di Kecamatan Balen

Berita Bojonegoroverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi: Pasar Hewan Bojonegoro Kota (foto: mol/beritabojonegoro)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Pasar Hewan Bojonegoro Kota (foto: mol/beritabojonegoro)

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, pada tahun 2021 ini telah merencanakan pembangunan atau revitalisasi Pasar Hewan Bojonegoro Kota.

Nantinya Pasar Hewan Bojonegoro Kota akan direlokasi di tanah milik Pemkab Bojonegoro yang berada di Desa Kedungbondo Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.

Pasar Hewan Bojonegoro yang baru tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektare, dengan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro Tahun 2021, dengan pagu anggaran kurang lebih sebesar Rp 5 miliar, dan diproyeksikan mampu menampung sapi hingga 700 ekor.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Drs Sukemi MSi, saat beri keterangan usai peresmian Pasar Daerah Maju Raya Unit Mejuwet-Sroyo. Jumat (08/01/2021) (foto: dan/beritabojonegoro)

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Drs Sukemi MSi, usai peresmian Pasar Daerah Maju Raya Unit Mejuwet-Sroyo, Jumat (08/01/2020) mengatakan bahwa Pemkab Bojonegoro pada tahun 2021 telah merencanakan untuk melakukan revitalisasi Pasar Hewan Bojonegoro Kota.

"Karena di dalam kota sudah tidak memungkinkan, kumuh dan dekat penduduk, sehingga untuk pengembangan tata toka, nantinya diletakkan di tanah milik Pemkab Bojonegoro di Desa Kedungbondo Kecamatan Balen." tutur Sukaemi.

Sukaemi menjelaskan bahwa Pasar Hewan Bojonegoro yang baru tersebut akan dibangun dengan kosnep tebuka, seperti pasar hewan sebelumnya. Sementara untuk pengelolaan limbah atau kotoran hewan, akan dibuat saluran pembuangan kotoran yang langsung masuk ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

"Kita modifikasi karena hewan yang ada itu kan mengeluarkan kotoran, sehingga tidak perlu ada atap, terus di sela-sela harus ada pohon sebagai penetralisir dari kotoran itu. Nanti juga kita buatkan saluran pembuangan kotoran sapi yang langsung masuk ke IPAL. Perencanaannya seperti itu," kata Sukaemi.

Sementara untuk pengunjung, baik penjual maupun pembeli, nantinya akan dibangun paviliun, sehingga para pengunjung tidak kepanasan atau kehujanan, dan mengelompok di satu lokasi.

"Ada beberapa paviliun, semoga nanti semuanya itu berjalan baik dan lancar," kata Sukaemi mengimbuhkan.

Masih menurut Sukaemi bahwa perencanaan revitalisasi Pasar Hewan Bojonegoro telah dilakukan pada tahun 2020, dan pada bulan Januari 2021 ini akan diadakan lelang, sehingga pada bulan Maret 2021 diharapkan sudah mulai pembangunan.

"Kita upayakan minimal mampu menampung 500 ekor sapi, namun kira rencanakan mampu menampung 700 ekor lebih. Pasar ini juga untuk pasar kambing," kata Sukaemi

kumparan post embed

kumparan post embed

kumparan post embed

Untuk diketahui, salah satu program Pemkab Bojonegoro adalah merevitaslisasi pasar daerah. Pada tahun 2020 Pemkab Bojonegoro telah membangun dua pasar daerah dan merevitalisasi 7 pasar lainnya dan di tahun 2021, Pemkab Bojonegoro juga akan merevitalisasi beberapa pasar lagi, termasuk merevitalisasi Pasar Hean Bojonegoro Kota.

Pasar daerah yang dibangun adalah Pasar Daerah Unit Banjarejo I, yang telah diresmikan Kamis (07/01/2021) dan

Pasar Daerah Maju Raya, Unit Mejuwet-Sroyo, yang baru diresmikan pada Jumat (08/01/2021), serta merevitalisasi 7 Pasar Daerah atau pasar tradisional lainnya, yaitu Pasar Malo, Kalitidu, Padangan, Dander, Sugihwaras, Kedungadem dan Pasar Kanor. (dan/imm)

Reporter: Dan Kuswan SPd

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Story ini telah dipublish di: https://beritabojonegoro.com