Konten Media Partner

Polisi Masih Memburu Ibu Kandung Bayi yang Dibuang di Bojonegoro

Berita Bojonegoroverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolsek Dander, Polres Bojonegoro AKP Jadmiko SH, saat menggendong bayi yang ditemukan warga di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dok istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Kapolsek Dander, Polres Bojonegoro AKP Jadmiko SH, saat menggendong bayi yang ditemukan warga di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. (foto: dok istimewa)

Bojonegoro - Pihak kepolisan masih memburu ibu kandung yang tega membuang bayinya di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Bayi berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan baru lahir tersebut ditemukan di pekarangan warga desa setempat, Senin malam (26/09/2022), dengan kondisi tali pusar sudah dipotong, dan diselimuti handuk warna oranye kombinasi putih, serta belum diberi baju.

Kapolsek Dander, Polres Bojonegoro AKP Jadmiko SH, saat beri keterangan di Puskesmaa Dander. Selasa (27/09/2022). (foto: dok istimewa)

Kapolsek Dander, Polres Bojonegoro AKP Jadmiko SH, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa ibu kandung dari bayi perempuan yang diduga dibuang dan ditemukan warga tersebut.

"Pasti, kita dari pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan, siapa orang tua dari anak ini." tutur Kapolsek Dander AKP Jadmiko, saat berada di Puskesmaa Dander, Selasa (27/09/2022).

AKP Jadmiko menjelaskan saat ini bayi tersebut dirawat di Puskesmas Dander, dan kondisinya dalam keadaan sehat.

"Untuk kondisi bayi alhamdulillah sampai hari ini, seperti yang bisa kita saksikan sendiri, dalam keadaan sehat." kata Kapolsek AKP Jadmiko.

Kasi Perlindungan Hak Perempuan dan Hak Anak, Dinas P3AKB Kabupaten Bojonegoro, dr Amiroh Faria, aat beri keterangan di Puskesmaa Dander. Selasa (27/09/2022). (foto: dok istimewa)

Sementara itu, Kasi Perlindungan Hak Perempuan dan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bojonegoro, dr Amiroh Faria, menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi bayi tersebut dalam keadaan sehat.

"Alhamdulillah, tadi sudah diperiksa kondisinya dalam keadaan sehat," tutur dr Amiroh Faria.

Dokter Amiroh Faria menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih fokus untuk pendampingan dan memantau kondisi kesehatan si bayi.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan lintas sektoral, terutama dengan pihak Puskesmas Dander, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Polsek Dander, juga dengan Kepala Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, untuk memantau kondisi bayi tersebut.

"Kita akan terus memantau kondisi bayi dan akan berkoordinasi dengan lintas sektor. Kita akan terus mengawal agar bayi tersebut mendapatkan solusi yang terbaik." kata dr Amiroh Faria.

Saat ditanya apakah sudah ada keluarga yang ingin mengadopsi bayi tersebut, dr Amiroh Faria mengungkapkan bahwa sudah ada belasan keluarga yang berkeinginan mengadopsi bayi tersebut.

"Kalau menurut informasinya sudah banyak yang mengantre (ingin mengadopsi). Cantik bayinya," kata Dr Amiroh Faria

kumparan post embed

Sesosok bayi perempuan yang ditemukan di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, saat berada di Puskesmaa Dander. Selasa (27/09/2022). (foto: dok istimewa)

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Senin malam (26/09/2022) digegerkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan, yang tergeletak di bawah pohon kelor di samping rumah warga.

Bayi perempuan dengan berat 2,7 kilogram dan panjang 47 sentimeter tersebut diduga sengaja dibuang beberapa saat setelah dilahirkan, dengan kondisi tali pusar sudah dipotong.

Saat ditemukan, bayi tersebut diselimuti handuk warna oranye kombinasi putih, dan belum diberi baju.

Hingga saat ini, masih belum diketahui siapa ibu kandung dari bayi tersebut. Aparat kepolisian masih berupaya mencari siapa ibu kandung dari bayi tersebut. (red/ais/imm)

Reporter: Alifaisyah Baydilla

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Story ini telah di-publish di: https://beritabojonegoro.com