Konten Media Partner

Ratusan Embung di Kabupaten Bojonegoro Kering

Berita Bojonegoroverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu embung di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, yang alami kekeringan.
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu embung di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, yang alami kekeringan.

Bojonegoro - Dampak musim kemarau di Kabupaten Bojonegoro mengakibatkan ratusan embung mengering.

Menurut keterangan Kepala Bidang (Kabid) Air Baku dan Irigasi, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Bojonegoro, Iwan Kristian ST, bahwa dari total 513 embung yang ada di Kabupaten Bojonegoro, 484 embung kering, sementara hanya 29 embung yang masih ada airnya atau dalam kondisi baik.

"Mengingat intensitas hujan di tahun 2019 kurang, terutama di wilayah barat beberapa embung kering tidak terisi.

Hal ini sangat berdampak pada pertanian juga air bersih yang penampunganya memakai embung," ujar Iwan Kristian ST, Sabtu (14/09/2019) kepada berita bojonegoro.

Masih mennurut Iwan Kristian, dari 484 embung yang kering, ada 10 embung yang sebetulnya terisi air namun belum maksimal sesuai kapasitas. Selain itu, ada 3 embung yang belum pernah dipakai yang kondisinya saat ini dalam keadaan rusak, yaitu Embung Tumo di Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan, Embung Geomembran di Desa Kedewan Kecamatan Kedewandan Embung Kacangan di Desa Kacangan Kecamatan Tambakrejo.

"Sebagian besar embung di Bojonegoro yang saat ini berfungsi, perlu adanya normalisasi. Sebagian lainnya perlu perluasan," tuturmya.

Salah satu embung di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, yang alami kekeringan.

Selain mengakibatkan keringnya ratusan embung, dampak Kekeringan di Bojonegoro juga mengakibatkan krisis air bersih. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, setidaknya ada 74 desa di 19 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang berpotensi mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih.

Baca: 74 Desa di Bojonegoro Terancam Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan

Menurut keterangan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupeten Bojonegoro, Nadif Ulfia SSos, hingga Kamis (12/09/2019), setidaknya ada 46 desa di 17 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang alami krisis air bersih dan telah mengajukan permohonan bantuan air bersih.

"Ada 46 desa di 17 kecamatan di Bojonegoro yang terdampak kekeringan," tutur Nadif Ulfia. (dan/imm)

Nadif Ulfia menambahkan bahwa untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami kekeringan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, BPBD Bojonegoro setiap hari menyalurkan air bersih kepada desa-desa yang telah mengajukan permohonan bantuan air bersih.

"Proses pendistribusian air bersih dilakukan setelah ada permintaan dari Pemerintah Desa dan diketahui oleh Pemerintah Kecamatan. Hal ini harus dilakukan agar distribusi bisa dapat tepat ke masyarakat yang membutuhkan," tuturnya. (red/imm)

Reporter: Dan Kuswan SPd

Editor: Imam Nurcahyo

Artikel ini pertama kali terbit di: https://beritabojonegoro.com

Dengan judul: Ratusan Embung di Kabupaten Bojonegoro Alami Kekeringan