Konten Media Partner

PSSI Jatim soal Pengeroyokan Wartawan: Tunggu Putusan Komisi Disiplin

beritajatimcomverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PSSI Jatim soal Pengeroyokan Wartawan: Tunggu Putusan Komisi Disiplin
zoom-in-whitePerbesar

Surabaya (beritajatim.com) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur telah menerima laporan dari Pengawas Pertandingan terkait insiden kericuhan di Liga 3 antara Sindo Dharaka melawan Persid Jember yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Jember Sport Garden, Rabu (4/7) sore.

Menurut Sekretaris Umum PSSI Jawa Timur, Amir Burhannudin, laporan yang disampaikan Pengawas Pertandingan itu layak untuk diteruskan ke Komisi Disiplin PSSI.

"Seluruh kejadian di lapangan sudah dilaporkan oleh pengawas pertandingan kepada kami. Seluruh laporannya, setelah kami baca dengan seksama, layak untuk diteruskan ke Komisi Disiplin. Jadi kita tunggu saja keputusan Komisi Disiplin," katanya, Kamis (5/7).

Dalam laporannya, lanjut Amir, selain insiden pengeroyokan terhadap wartawan, wasit yang memimpin pertandingan juga menjadi korban pemukulan. Namun, membutuhkan waktu untuk memastikan pelaku yang melakukan pemukulan itu.

"Karena di laporan itu bisa jadi hanya rekaman video. Bukan berarti itu tidak bisa dicari. Itu bisa dicari dengan mendatangkan saksi-saksi atau orang-orang yang dikenal dalam layar video itu untuk mengonfirmasi perbuatannya," ujar Amir.

Amir memastikan PSSI Jatim siap untuk memberikan tindakan tegas melalui Komisi Disiplin.

Diketahui bawah sebelumnya terjadi pengeroyokan terhadap wartawan beritajatim.com, Oryza Ardiansyah Wirawan, yang sedang meliput pertandingan. Akibat pengeroyokan itu, Oryza mengalami luka memar di kaki, bagian rusuk, dan kepala. [kun]