Ini Penyebab Kekalahan Mitra Kukar atas Madura United

Pamekasan (beritajatim.com) - Pelatih Mitra Kukar Rahmad Dermawan mengakui kekalahan timnya dari Madura United FC pasca takluk dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-21 Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Kamis (13/9/2018) malam.
Pada laga tersebut, Naga Makes gagal mendulang poin akibat dua gol Laskar Sape Kerrab yang bersarang ke gawang Gerri Mandagi. Masing-masing gol tuan rumah dicetak Mamadou Samassa pada menit 10', serta gol Greg Nwokolo pada menit 72'.
Terlebih pada laga tersebut, tim binaan Gomes de Olivera tampil dengan menerapkan taktik menyerang terorganisir yang gagal di antisipasi skuadnya. "Ketika Madura United menyerang, kami terlambat membangun pertahanan. Malam ini kami coba dengan menggunakan tiga bek, namun gagal," kata Rahmad Dermawan.
"Madura United bermain efektif dan gagal diantisipasi tiga center bek yang kami terapkan. Pemain kami juga terlambat melakukan transisi saat menyerang maupun bertahan," sambung pria yang akrab disapa RD ini.
Selain itu ia menilai para pemain tuan rumah tampil baik dengan memperagakan skill mempuni di setiap lini, bahkan juga dinilai bermain kolektif sebagai sebuah tim. "Sebenarnya Madura United tidak terlalu banyak mengerahkan pemain saat menyerang, tapi mereka mampu menerapkan serangan dengan efektif," jelasnya.
"Tapi yang pasti kami tetap puas dengan permainan yang diperagakan anak-anak, mereka memberikan perlawanan dan menciptakan banyak peluang. Sayang belum beruntung," pungkas Eks Pelatih Timnas Indonesia.
Akibat kekalahan tersebut, Naga Makes tertahan di posisi 11 klasemen sementara dengan raihan sebanyak 26 poin dari 21 laga yang dijalani. Sementara Madura United kembali ke posisi runner up klasemen dengan raihan sebanyak 36 poin, selisih 2 poin dari Persib Bandung di posisi puncak klasemen. [pin/suf]
