Konten Media Partner

Jadi Sasaran Rasis, Satria Tama: Terpenting Kami Tidak Rasis

beritajatimcomverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jadi Sasaran Rasis, Satria Tama: Terpenting Kami Tidak Rasis
zoom-in-whitePerbesar

Pamekasan (beritajatim.com) - Kiper Madura United FC Satria Tama Hardianto tidak mempersoalkan nyanyian rasis yang dilakukan oknum suporter PSMS Medan kepada dirinya, kala kedua tim bertanding pada pada pekan ke-31 Liga 1 di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/11/2018) kemarin.

Pada laga tersebut, kiper andalan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tampil gemilang sejak awal pertandingan sekaligus membantu timnya unggul 3 gol tanpa balas hingga 45' menit interval pertama usai. Sayang gawangnya harus kebobolan 3 gol balasan pada 15' menit awal babak kedua, skor 3-3 menjadi hasil akhir pertandingan.

"Untuk nyanyian yang diutarakan oknum suporter PSMS, menurut kami pribadi tidak masalah," kata Kiper Madura United FC Satria Tama Hardianto, dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) pribadi Presiden Madura United FC Achsanul Qosasi, Minggu (18/11/2018).

Tidak hanya itu, pihaknya juga komitmen untuk fokus pada pertandingan bersama tim yang dibelanya. Sekaligus merealisasikan ambisi finish di posisi tiga besar klasemen akhir kompetisi tertinggi sepakbola tanah air.

"Tapi yang terpenting kami tidak (melakukan) rasis, masalah mereka menghina atau apa nanti kan ada hukuman (sanksi dari Komisi Disiplin PSSI)," sambung kiper yang juga menjadi andalan Tim Nasional (Timnas) U23. [pin/kun]

embed from external kumparan