Garuda, Lion Air, dan Saudi Airlines Masih Layani Rute RI ke Jeddah & Madinah

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan penerbangan dari Indonesia menuju Jeddah dan Madinah, Arab Saudi, tetap beroperasi di tengah penutupan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.
Juru Bicara Kemenhub Elba Damanhuri mengatakan penerbangan yang dioperasikan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Lion Air, dan Saudi Airlines menuju Jeddah dan Madinah masih berjalan.
“PT GIA, PT Lion Air dan Saudi Airlines tetap beroperasi penerbangannya ke Jeddah dan Madinah, semua penerbangan ke Doha, Abu Dhabi, Dubai, Istanbul, India dll tetap beroperasi tetapi penerbangan lanjutan ke Riyadh dibatalkan,” kata Elba kepada kumparan, Selasa (13/10).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa juga memastikan penerbangan langsung dari Indonesia menuju bandara lain di Arab Saudi masih berlangsung aman dan lancar.
“Aman dan lancar,” kata Lukman saat ditanya mengenai kondisi penerbangan langsung dari Indonesia menuju bandara lain di Arab Saudi, termasuk Jeddah.
Lukman menyebutkan tidak ada operator penerbangan yang melayani penerbangan langsung dari Indonesia menuju Riyadh. Penumpang yang menuju Riyadh umumnya melakukan transit di sejumlah hub penerbangan internasional, seperti Dubai, Abu Dhabi, Istanbul, dan India.
Lukman mengatakan seluruh penerbangan lanjutan menuju Riyadh atau King Khalid International Airport (RUH) yang terdampak penutupan bandara tersebut dibatalkan.
“Operator penerbangan tidak ada yang melaksanakan penerbangan langsung ke Riyadh dari Indonesia, semuanya transit di Dubai, Abu Dhabi, Istanbul, India dan lain-lain. Penerbangan lanjutan ke RUH yang dibatalkan semuanya,” ujar Lukman.
