KAI Sesuaikan Jadwal LRT Jabodebek, Distribusi di Jam Sibuk Lebih Merata

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyesuaikan jadwal LRT Jabodebek tanpa menambah jumlah perjalanan harian. Evaluasi operasional menunjukkan kepadatan pengguna pada sejumlah perjalanan LRT Jabodebek di jam sibuk pagi mulai merata.
Penyesuaian jadwal operasional berlaku sejak 15 Juni 2026. Meskipun ada penyesuaian operasional, jumlah perjalanan tetap 430 perjalanan setiap hari kerja (weekday). Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mengalihkan sebagian perjalanan malam menjadi pagi hari saat permintaan masyarakat berada pada titik tertinggi.
Perjalanan frekuensi tambahan pukul 07.26 WIB relasi Harjamukti–Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia kini melayani rata-rata sekitar 740 pengguna setiap hari kerja, sedangkan perjalanan pukul 07.11 WIB relasi Jatimulya – Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia dimanfaatkan rata-rata sekitar 480 pengguna.
Kehadiran kedua perjalanan tersebut berhasil mendistribusikan lebih dari 1.200 pengguna di 2 keberangkatan frekuensi tambahan, sehingga beban pengguna pada perjalanan yang sebelumnya menjadi titik konsentrasi mulai merata, karena pengguna memiliki alternatif keberangkatan pada periode dengan permintaan tertinggi.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan penyesuaian operasional merupakan hasil evaluasi terhadap pola mobilitas pengguna yang terus berkembang, dan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik bersifat dinamis.
“Penyesuaian jadwal ini merupakan salah satu upaya KAI untuk mendistribusikan pengguna secara lebih merata, sehingga perjalanan pada jam sibuk pagi menjadi lebih nyaman tanpa mengurangi jumlah perjalanan yang kami operasikan setiap hari kerja," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (30/6).
Selain melakukan penyesuaian jadwal, KAI juga terus memantau tingkat okupansi setiap perjalanan melalui pusat kendali operasional. Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar dalam melakukan berbagai penyempurnaan layanan agar operasional LRT Jabodebek semakin adaptif terhadap pola mobilitas masyarakat.
KAI berkomitmen untuk terus melakukan berbagai improvisasi layanan melalui evaluasi pelayanan pengguna yang berkelanjutan. Dengan penyesuaian yang berbasis pada kebutuhan pengguna, LRT Jabodebek diharapkan dapat terus menghadirkan layanan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, andal, serta semakin mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Jabodebek.
