Kumparan Logo

KAI Tambah 4 Jadwal Perjalanan KRL Bogor Line Usai 1 Kereta INKA Beres Perawatan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line rute Bogor-Jakarta Kota melintas di Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line rute Bogor-Jakarta Kota melintas di Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

KAI Commuter menambah jadwal perjalanan KRL Bogor Line. Langkah itu usai perusahaan dan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menyelesaikan General Check Up untuk satu rangkaian KRL iE305 (seri CLI-225) pada Sabtu (19/9).

Pemeriksaan komprehensif ini mencakup seluruh sistem dan komponen utama untuk menjamin fungsi, keandalan, dan keselamatan sarana berada di tingkat paling optimal. Begitu rangkaian melewati rangkaian pengujian, kereta langsung dikembalikan ke KAI Commuter untuk melayani penumpang Commuter Line.

Senior Manager Corporate Communications and Representative Office PT INKA, Nanang Agung Rohmandiyas, menjelaskan pengerjaan enam trainset sisanya digarap beruntun. Saat ini, baru satu trainset yang telah tuntas diperiksa dan diserahkan kembali ke KAI Commuter.

“Selanjutnya dua trainset ditargetkan selesai pada minggu keempat September, dua trainset berikutnya pada akhir September atau awal Oktober, dan dua trainset terakhir pada akhir minggu pertama Oktober,” ujar Nanang melalui keterangan tertulis, Sabtu (19/9).

Inspeksi ini dikerjakan secara kolaboratif oleh INKA, KAI Commuter, KAI, dan pemangku kepentingan terkait dengan melibatkan tim engineering serta quality assurance. Dua lokasi fasilitas overhaul yang digunakan dalam proses ini adalah Depok dan Manggarai.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan selama proses ini berlangsung. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menuntaskan seluruh tahapan pemeriksaan dengan tetap menjaga standar keselamatan dan keandalan sarana,” tutur Nanang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengonfirmasi pasca-perawatan menyeluruh, unit CLI 225 akan bertahap dioperasikan kembali untuk melayani penumpang di rute Bogor mulai Sabtu (19/9).

“Dengan pengoperasian rangkaian yang telah selesai perawatan mulai Senin 21 September 2026 besok perjalanan Commuter Line lintas Bogor ditambah kembali sebanyak 4 perjalanan sehingga total perjalanan di seluruh lintas kembali normal sebanyak 1.065 perjalanan yang sebelumnya hanya 1.061 perjalanan mulai 10 September kemarin,” jelas Karina.

Penambahan jadwal ini untuk menampung kapasitas angkut pengguna harian Commuter Line rute Bogor. Kebijakan ini membuat total operasional di lintas Bogor kembali menyentuh angka 392 perjalanan mulai Senin (21/9) mendatang.

Karina menambahkan, rekayasa operasional sarana masih berlaku, terutama untuk jalur Tanjung Priok. Pengoperasian unit ini belum mengembalikan armada Commuter Line Bandara Soetta ke rute Tanjung Priok.

“Untuk layanan perjalanan Commuter Line Bandara Soetta juga masih dilakukan penyesuaian, dengan masih melayani perjalanan sementara sebanyak 52 perjalanan tiap harinya,” jelasnya.

Berdasarkan data pengguna di awal pekan, lintas Bogor biasa mencatatkan lebih dari 492 ribu penumpang sebelum adanya perawatan. Angka ini sempat merosot 10,6 persen menjadi rata-rata 440 orang per hari pada masa awal pemeliharaan. Namun, setelah pola peredaran sarana disesuaikan, volume penumpang berhasil naik kembali melayani lebih dari 454 ribu orang.

“Dengan pengoperasian kembali 4 perjalanan Commuter Line Bogor diharapkan memberikan ruang gerak pengguna untuk kembali menyesuaikan perjalanannya. Terutama pada awal minggu yang merupakan hari dengan volume tertinggi,” ujar Karina.

KAI Commuter berkomitmen melalukan evaluasi berkala terhadap penyesuaian jadwal imbas perawatan ini, sembari memastikan rasio peredaran sarana tetap seimbang di seluruh lintas.

“Dengan telah beroperasinya 1 rangkaian CLI 225 ini dapat memberikan kenyamanan kepada pengguna. Keselamatan merupakan prioritas dan komitmen kami mengoptimalkan layanan dan selama masa perawatan ini,” tutur Karina.