Pakistan Berhasil Nego dengan Iran, Kapal Tanker Impor LNG Mulus Lewati Hormuz

Pakistan berhasil menegosiasikan perjalanan aman melalui Selat Hormuz dengan Iran untuk mengamankan pengiriman liquefied natural gas (LNG) berikutnya dari Qatar.
Mengutip Bloomberg pada Selasa (22/9), kapal tanker tersebut setidaknya memuat LNG dari fasilitas Ras Laffan, Qatar, pada akhir Juni. Berdasarkan data pelacakan kapal, tanker telah melewati Selat Hormuz pada akhir pekan dan diperkirakan tiba di fasilitas impor Pakistan pada Selasa (22/9).
Kesepakatan mengenai perjalanan kapal tersebut dinegosiasikan oleh pejabat pemerintah kedua negara, menurut sejumlah sumber yang mengetahui pembicaraan, pengiriman ini bakal menjadi pengiriman LNG Qatar kedua ke Pakistan pada September 2026 yang berhasil melewati Selat Hormuz.
Manfaatkan Hubungan dengan Iran
Pengiriman LNG lewat Selat Hormuz masih mengalami gangguan besar. Namun, sejumlah kapal tetap berhasil melintasi jalur strategis itu. Pakistan yang sangat bergantung pada impor energi jadi salah satu negara yang paling terdampak gejolak di kawasan Teluk Persia.
Sejak serangan dimulai pada akhir Februari, Pakistan memanfaatkan hubungan dengan Iran untuk menerima sejumlah pengiriman LNG melalui Selat Hormuz. Pemerintah Pakistan berupaya mencegah terjadinya pemadaman listrik bergilir akibat kekurangan pasokan energi.
Di sisi lain, Kementerian Energi Pakistan belum memberikan tanggapan atas permintaan pernyataan.
Sebelumnya, Pakistan juga mempertimbangkan untuk menggelar tender apabila kapal LNG gagal melewati Selat Hormuz. Namun, harga LNG di pasar spot telah melonjak ke level tertinggi sejak 2022, sehingga pembelian tambahan bisa meningkatkan beban biaya impor energi Pakistan.
