Kumparan Logo

Penumpang Kereta Akses Bandara KAI Tembus 7,46 Juta, LRT Sumsel Paling Banyak

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penumpang memindai kartu uang elektronik setelah turun dari kereta LRT Jakarta di Stasiun Velodrome, Jakarta, Senin (22/6/2026). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
zoom-in-whitePerbesar
Penumpang memindai kartu uang elektronik setelah turun dari kereta LRT Jakarta di Stasiun Velodrome, Jakarta, Senin (22/6/2026). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Layanan kereta api yang terhubung dengan bandara milik KAI Group melayani 7.468.887 pelanggan sepanjang Semester I 2026. Jumlah tersebut meningkat 2,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 7.255.754 pelanggan.

Peningkatan itu ditopang oleh delapan layanan berbasis rel yang menghubungkan bandara dengan pusat kota maupun kawasan sekitarnya di Pulau Jawa dan Sumatra. Layanan tersebut mencakup kereta bandara, commuter line, kereta lokal, hingga LRT.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, sepanjang Januari-Juni 2026 terdapat tambahan 213.133 pelanggan dibandingkan Semester I 2025. Menurut dia, layanan kereta menuju bandara menjadi alternatif transportasi yang memudahkan masyarakat menyambungkan perjalanan udara dengan moda transportasi darat.

“Pada Semester I 2026, jumlah pelanggan pada delapan layanan tersebut bertambah 213.133 pelanggan dibanding periode yang sama tahun lalu. Kehadiran layanan ini membantu masyarakat menghubungkan perjalanan udara dengan pusat kota, kawasan permukiman, pusat kegiatan, dan stasiun kereta api,” ujar Anne dalam keterangan resminya, Senin (13/7).

Di Yogyakarta, KAI Bandara mengoperasikan KA Bandara YIA Reguler relasi Yogyakarta-Wates-Bandara YIA yang melayani 908.898 pelanggan, serta KA Bandara YIA Xpress relasi Yogyakarta-Bandara YIA dengan 434.765 pelanggan. Secara total, kedua layanan tersebut mengangkut 1.343.663 pelanggan selama Semester I 2026.

LRT Sumsel. Foto: Bagus upc/Shutterstock

Sementara di Sumatra Utara, KA Srilelawangsa relasi Medan-Kualanamu melayani 793.519 pelanggan. Adapun KA Srilelawangsa relasi Medan-Kuala Bingai yang terhubung dengan akses menuju Bandara Kualanamu melalui Stasiun Medan mencatat 1.345.715 pelanggan. Total pelanggan seluruh layanan KAI Bandara di Sumatra Utara mencapai 2.139.234 orang.

Dengan demikian, seluruh layanan yang dikelola KAI Bandara di Yogyakarta dan Sumatra Utara melayani 3.482.897 pelanggan pada Semester I 2026.

Selain itu, Commuter Line Basoetta relasi Manggarai-Bandara Soekarno-Hatta melayani 1.197.413 pelanggan. KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) yang melayani rute Bandara Adi Soemarmo-Madiun dan Bandara Adi Soemarmo-Caruban mengangkut 461.482 pelanggan.

Kemudian, KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie-Bandara Internasional Minangkabau melayani 120.599 pelanggan. Adapun LRT Sumsel relasi Stasiun DJKA-Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menjadi layanan dengan jumlah pelanggan terbesar, yakni mencapai 2.206.496 orang.

Anne mengatakan setiap wilayah memiliki karakter layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat. Di Yogyakarta, misalnya, pelanggan dapat memilih layanan reguler yang berhenti di Stasiun Wates atau layanan ekspres dengan perjalanan langsung menuju Bandara YIA.

“Pilihan layanannya beragam, mulai dari kereta bandara langsung, commuter, kereta api lokal, hingga LRT. Masyarakat dapat memilih layanan sesuai lokasi keberangkatan, jadwal penerbangan, dan rencana perjalanan berikutnya,” kata Anne.

Menurut KAI, keberadaan layanan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi saat menuju bandara. Perseroan mengimbau pelanggan mengecek jadwal perjalanan dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi serta menyesuaikan waktu keberangkatan dengan jadwal penerbangan, proses pemeriksaan keamanan, dan waktu check-in.

“Perjalanan yang nyaman menuju bandara dimulai dari perencanaan waktu yang baik. Kami mengajak pelanggan memeriksa jadwal lebih awal dan menggunakan kanal resmi untuk memperoleh informasi perjalanan terbaru,” tutup Anne.

instagram embed