Kumparan Logo

Penyeberangan Merak-Bakauheni Masih Normal, ASDP Kerahkan 60 Armada

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kapal ASDP. Foto: Dok. ASDP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kapal ASDP. Foto: Dok. ASDP

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan operasional pelayaran masih normal dengan memprioritaskan keselamatan pengguna jasa di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berdampak terhadap sejumlah layanan transportasi.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan kondisi operasional penyeberangan Merak-Bakauheni saat ini berjalan normal. Namun, ASDP tetap melakukan langkah antisipatif dengan memperkuat pemantauan kondisi cuaca dan lingkungan perairan serta memastikan kesiapan armada dan petugas di lapangan.

“Keselamatan pengguna jasa dan pelayaran merupakan prioritas utama kami. Dalam situasi pasca aktivitas GAK, kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan regulator serta BMKG agar setiap keputusan operasional dapat dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan,” ujar Heru dalam keterangannya, dikutip Senin (7/9).

Pada Minggu (6/9), operasional penyeberangan pada lintasan Merak-Bakauheni masih berjalan normal. Di sisi Merak, sebanyak 32 kapal disiapkan untuk melayani pengguna jasa, sementara dari sisi Bakauheni terdapat 28 kapal yang beroperasi, sehingga total armada yang dikerahkan sebanyak 60 unit.

Dari sisi produksi layanan, Cabang Merak mencatat 32.280 penumpang dan 8.629 kendaraan pada Jumat (4/9). Sementara pada Sabtu (5/9), tercatat 28.826 penumpang dan 8.075 kendaraan.

Secara pergerakan kendaraan, volume pada Sabtu mengalami penurunan sekitar 6,42 persen dibandingkan hari sebelumnya, menunjukkan layanan penyeberangan tetap dapat berjalan dengan baik sesuai kondisi operasional.

Sementara itu, Cabang Bakauheni pada Jumat (4/9) mencatat 1.361 penumpang dan 7.371 kendaraan, sedangkan pada Sabtu (5/9) tercatat 1.365 penumpang dan 6.736 kendaraan.

Sebagai bagian dari langkah antisipatif terhadap kondisi lingkungan pasca aktivitas GAK, Heru mengatakan ASDP melakukan pembagian masker kepada crew KMP Jatra III serta pengguna jasa yang turun dan naik melalui kapal tersebut pada Minggu siang.

video story embed

"Penggunaan masker diimbau sebagai langkah perlindungan, khususnya apabila terdapat paparan debu atau abu vulkanik di sekitar wilayah operasional," ujar Heru.

Di tengah kondisi tersebut, ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik dan memantau informasi resmi mengenai kondisi cuaca serta perkembangan aktivitas gunung api sebelum melakukan perjalanan. Pengguna jasa juga diharapkan untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan perjalanan apabila terdapat perubahan kondisi yang dapat memengaruhi keselamatan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengutamakan keselamatan. Pastikan tiket dan perjalanan telah dipersiapkan dengan baik, pantau informasi resmi sebelum berangkat, dan ikuti seluruh ketentuan serta arahan petugas selama berada di area pelabuhan maupun kapal," tutup Heru.