Kumparan Logo

Sekjen FFI Apresiasi Dukungan PSSI & Kemenpora untuk Timnas Futsal di Brasil

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Timnas Futsal Indonesia saat tampil di Copa Dos Nacoes des Futsal. Foto: Timnas Futsal Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Timnas Futsal Indonesia saat tampil di Copa Dos Nacoes des Futsal. Foto: Timnas Futsal Indonesia

Sekretaris Jenderal Federasi Futsal Indonesia (FFI), Budi Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada PSSI dan Kemenpora atas dukungan terhadap Timnas Futsal Indonesia, meski skuad Garuda gagal meraih poin dalam Futsal Nation Cup 2026 di Brasil.

Turnamen tersebut digelar pada 12-18 Oktober 2026 di Sao Jose dos Pinhais, Parana, Brasil, dan diikuti enam negara. Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Brasil dan Cape Verde, sementara Jepang, Peru, dan Afghanistan berada di grup lainnya.

Indonesia menelan kekalahan 3-0 dari Brasil dan 2-0 dari Cape Verde di fase grup, sehingga gagal melaju ke semifinal. Di laga perebutan peringkat ke-5, Indonesia kembali tumbang 2-1 dari Peru. Tiga laga, tiga kekalahan, tanpa satu poin pun.

Meski demikian, Budi menilai hasil tersebut tetap menjadi bagian dari proses pengembangan tim. Ia menyebut target jangka panjang yang ingin dicapai adalah menembus 10 besar dunia.

Timnas Futsal Indonesia saat tampil di Copa Dos Nacoes des Futsal. Foto: Timnas Futsal Indonesia

"Hasil apa pun yang diperoleh ini menjadi bagian pengembangan tim untuk menembus posisi 10 besar dunia. Masih banyak yang perlu dibenahi untuk mendapatkan tim yang diharapkan," kata Budi dalam keterangan resmi.

Budi menegaskan bahwa program ke Brasil tidak akan terlaksana tanpa dukungan PSSI sebagai induk organisasi sepak bola dan futsal, serta Kemenpora. Ia mengungkapkan, FFI tahun ini mendapat dana APBN sekitar Rp20 miliar, dan keberangkatan ke Brasil merupakan bagian dari penggunaan dana tersebut.

"Keberangkatan ke Brasil ini adalah bagian dari penggunaan uang APBN yang kami harus pertanggungjawabkan, baik secara perencanaan program dan penggunaan uangnya, apakah sesuai atau tidak, serta secara mata anggaran dan realisasi, prosedur, tata cara dan administrasinya. Begitu juga hasil pencapaiannya, apakah sesuai target atau tidak," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Budi secara khusus berterima kasih kepada Erick Thohir selaku Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI, serta Sekjen PSSI Yunus Nusi yang mendampingi proses administrasi APBN futsal di PSSI.

Timnas Futsal Indonesia saat tampil di Copa Dos Nacoes des Futsal. Foto: Timnas Futsal Indonesia

"Secara tulus dan terbuka kami (FFI) berterima kasih kepada Pak Erick Thohir sebagai Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI yang selalu mendukung, baik secara moral, program, dan khususnya pendanaan," ucap Budi.

Ia menambahkan, PSSI dan Kemenpora telah mengingatkan FFI untuk menyerahkan program dan anggaran, khususnya untuk timnas, baik yang bersumber dari APBN maupun non-APBN. Sebagai asosiasi anggota PSSI, FFI wajib menyerahkan rencana program kerja dan anggaran yang diminta karena menerima dana dari PSSI, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menurut Budi, langkah tersebut merupakan bagian dari reformasi tata kelola organisasi futsal.

"Ini bagian dari reformasi tata kelola organisasi futsal yang selama ini belum berjalan lancar dan optimal," tutup Budi.