Generasi Z Berebut Peran Dalam Era Lapangan Kerja Hijau

Utomo SolaRUV adalah penyedia solusi energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terbaik di Indonesia. Utomo SolaRUV melayani jasa pemasangan PLTS dengan tenaga profesional bersertifikasi untuk skala residensial dan industrial
Tulisan dari Utomo SolaRUV tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Diskursus mengenai kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama Generasi Z, dalam menyambut era lapangan kerja hijau terus bergulir. Hal ini terkait dengan visi kedaulatan energi, dimana tuntutan putra-putri bangsa dalam menyelami teknologi energi terbarukan sangat dibutuhkan. Berkaca dari perjalanan negara China menjadi salah satu produsen utama Energi Baru Terbarukan (EBT) dunia, China berinvestasi dalam jumlah besar dalam hal pengembangan SDM. Jadi tak heran, saat ini, ada sekitar 200 perusahaan PV (panel surya) asal China penghasil energi surya dengan total produksi mencapai 1.700 Mega watts pada tahun 2007, dimana 99% dari produksi tersebut untuk ekspor.
Selain komponen PV, inovasi komponen inverter pun banyak dikembangkan oleh SDM China. Misalnya saja kehadiran micr0-inverter. Menggunakan micro-inverter artinya setiap panel surya memiliki inverter sendiri-sendiri, sehingga jika ada panel surya yang tidak maksimal dalam menghasilkan energi, hal itu tidak berpengaruh pada keseluruhan sistem PLTS. Salah satu produsen micro-inverter terbaik adalah Hoymiles. Saat pelaksanaan acara Global Distributor Conference 2023 di Huangzhou, China, brand ini memperkenalkan inovasi baru lagi yakni HMS Cable System. Berkat inovasi ini, instalasi PLTS yang memasang lebih dari 1 micro-inverter, bisa memangkas waktu instalasi sampai 70% karena tinggal plug and play saja. Sangat efisien.

Peran Gen Z Mengisi Lapangan Kerja Hijau Sektor PLTS
Jejak negeri tirai bambu sebagai produsen komponen PLTS dan baterai penyimpanan energi berskala global patut kita ikuti sehingga Indonesia tidak ketergantungan pada impor. Aspek fundamental dalam mendorong akselerasi pemanfaatan PLTS yaitu penguasaan industri dalam negeri dari sisi hulu. Beberapa profesi pekerjaan hijau yang berkaitan dengan sektor PLTS yang bisa digeluti generasi Z, antara lain:
Tenaga R&D. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) beberapa modul surya di Indonesia memang sudah sampai 40%, namun memang masih banyak diimpor. Hal ini karena belum ada produk lokal yang mampu memenuhi kebutuhan proyek yaitu high efficient solar module, dengan efisiensi di atas 20% dan kapasitas modul surya di atas 500 Wp per keping.
Tenaga teknis pemasangan PLTS profesional. Demi mendorong pemerataan pengguna PLTS di Indonesia, setiap daerah harus punya tenaga teknis pemasangan yang profesional. Memangkas biaya dan waktu. Anak muda yang mempunyai passion di bidang kelistrikan tentu saja mempunyai modal utama untuk lebih mendalami ketrampilan ini. Sudah ada beberapa Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) yang menawarkan kesempatan sertifikasi di bidang PLTS.
Wirausahawan Solarpreneur. Solarpreneur merupakan istilah bagi mereka yang terjun ke dunia pemasaran, khususnya di bidang PLTS. Saat ini semakin mudah menemukan komponen-komponen seperti panel surya, inverter, dan lain-lain, di kanal marketplace terpercaya. Meningkatnya kesadaran masyarakat terkait energi terbarukan membawa dampak signifikan terhadap permintaan komponen-komponen PLTS. Anda bisa mengambil peran membantu masyarakat dalam edukasi komponen berkualitas dan sesuai standar nasional.
