Kesiapan PDAM Jayapura Sambut Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI

Konten Media Partner
14 Oktober 2022 18:40
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Akhokoy, tarian tradisional khas masyarakat Sentani, Papua. Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Akhokoy, tarian tradisional khas masyarakat Sentani, Papua. Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM Jayapura memastikan terlibat langsung dalam Kongres Masyarakat Adat Nusatanra (KMAN) VI yang berlangsung di Tanah Tabi, 24-30 Oktober 2022.
Sejumlah persiapan telah dilakukan PDAM, salah satunya memastikan ketersediaan air bersih bagi tamu KMAN VI yang akan hadir di Tanah Tabi.
Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna menjelaskan tim tukang ledeng disiapkan dalam menyambut KMAN VI. Para tukang ledeng ini memiliki pengalaman saat PON XX Papua.
"Tim yang akan kami turunkan di kota dan Kabupaten Jayapura telah memiliki pengalaman saat PON Papua. Semoga tim ini dapat bekerja dengan baik di KMAN VI," jelasnya, Jumat (14/10/2022).

Tangki Air Bersih

Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna (Batik Biru) saat persiapan KMAN VI. (Foto: Entis Sutisna/PDAM)
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna (Batik Biru) saat persiapan KMAN VI. (Foto: Entis Sutisna/PDAM)
Entis menjelaskan 2 tangki air bersih akan disiapkan di GOR Barnabas Youwe yang akan menjadi pusat pembukaan KMAN VI.
"Penyediaan mobil tangki air untuk mengantisipasi jika ada hambatan dalam pelayanan dari pipa airPDAM. Mobil tangki air bersih juga akan disiapkan di Kota Jayapura untuk para tamu KMAN VI," katanya.
Tak hanya itu saja, PDAM akan menyediakan 1000 karton air mineral Robongholo dan Nanwani untuk kebutuhan air minum para tamu KMAN VI.
Mobil tangki PDAM Jayapura. (Foto PDAM Jayapura)
zoom-in-whitePerbesar
Mobil tangki PDAM Jayapura. (Foto PDAM Jayapura)
"Kami berharap panitia dapat bekerja sama dengan PDAM Jayapura untuk memenuhi kebutuhan air minum kemasan dengan harga kompetitif, sehingga PDAM bisa menjual air mineral produk PDAM," jelasnya.
Kesiapan lainnya yang dilakukan PDAM adalah memperbaiki pipa air bawah laut di Kampung Injros, Tobati dan Kayu Pulo, agar ketersediaan air bersih pada kampung-kampung ini dapat maksimal.
Rencananya ke-3 kampung di Kota Jayapura ini akan ditempati oleh peserta KMAN VI dalam menggelar sarasehan pada rangkaian KMAN VI.
"Untuk pipa air yang di Kayu Pulo sudah mengalir. Sementara untuk 2 kampung lainnya akan kami informasikan kemudian," katanya.
Sarasehan KMAN VI akan dilaksanakan pda 14 kampung di Kota dan Kabupaten Jayapura. Rencananya10 ribu masyarakat adat di Indonesia akan hadir.
"Kami berharap penyelenggaraan KMAN berjalan baik dan kontribusi PDAM secara nyata dapat dilakukan," katanya.