Konten Media Partner

Kuliner Swamening, Cita Rasa Lengkap dari Lembah Grime Nawa Jayapura

10 Oktober 2022 11:03 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kuliner Swamening yang dihadirkan pada Pentas Kuliner Swamening Grime Nawa Jayapura. (Foto Media Center KMAN VI)
zoom-in-whitePerbesar
Kuliner Swamening yang dihadirkan pada Pentas Kuliner Swamening Grime Nawa Jayapura. (Foto Media Center KMAN VI)
ADVERTISEMENT
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Kuliner Swamening menjadi makanan khas asli Lembah Grime Nawa, Kabupaten Jayapura. Kuliner ini juga dikenal dengan nama Gedi gulung atau Swotpun.
ADVERTISEMENT
Bahan dasar Gedi Gulung adalah daun gedi, sagu dan kelapa parut yang diolah menjadi satu, lalu dilengkapi sambal yang menjadi toping untuk menambah cita rasa.
Gedi Gulung menjadi makanan primadona pada Pentas Kuliner Swamening yang digelar 24 - 27 September 2022 di Kali Biru, Kampung Berab, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura.
Mama Manggo, masyarakat dari Grime Nawa menjelaskan bahan untuk membuat Gedi gulung adalah daun gedi, sagu, sayur lilin, dan kelapa parut. Semua bahan ini banyak terdapat di Lembah Grime Nawa.
Jika semua bahan sudah tersedia, sagu, kelapa, dan sayur lilin dimasukkan ke dalam daun gedi yang lebar. Setelah itu, daun gedi berisi aneka bahan tadi diikat.
Setelah seluruh bahan diikat pada daun gedi, lalu dimasukan ke dalam air panas yang sebelumnya sudah dimasak dalam keadaan mendidih.
ADVERTISEMENT
“Seluruh bahan yang sudah diikat tadi dimasukan atau direbus selama 30 menit di air mendidih. Setelah itu diangkat dan siap disantap bersama sambal. Proses pembuatan Gedi gulung tidak rumit,” jelas Mama Manggo.
Perempuan Lembang Grime Nawa sangat berharap kuliner khas ini dapat diperkenalkan kepada masyarakat umum, sehingga kuliner ini menjadi dikenal lebih luas.
"Kuliner Swamening layak masuk pasar modern seperti mal, supermarket. Bahkan Swamening dapat dihidangkan di hotel-hotel yang ada di Papua, sehingga dapat mengangkat budaya Lembah Grime Nawa," kata Mama Manggo.
Sales Manager Hotel Horison Sentani, Ety Laondi tertarik untuk menyuguhkan kuliner tradisional kepada para tamu yang menginap yang penasaran dengan kuliner khas dari Papua.
"Gedi gulung menjadi kuliner yang unik. Berbahan dasar daun gedi, dilengkapi sagu dan sayuran lainnya termasuk ada sambal untuk menambah cita rasa. Menu ini bisa menjadi menu andalan," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Jhon Wiklif Tegai yakin semakin sering pentas kuliner digelar, akan mengembangkan kuliner tradisional dalam menambah rasa.
"Sudah banyak kuliner khas tradisional yang tembus di pasar tradisional, misalnya Udunagut atau sagu-pisang yang banyak digemari masyarakat dari luar Papua," katanya.