Tabrakan Beruntun di Jayapura, Penjual Kerupuk Tewas Terseret 80 Meter

Konten Media Partner
20 November 2022 19:04
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mobil Toyota Vios menabrak pejalan kaki hingga pengendara motor di Kota Jayapura. (Foto Humas Polresta Jayapura Kota)
zoom-in-whitePerbesar
Mobil Toyota Vios menabrak pejalan kaki hingga pengendara motor di Kota Jayapura. (Foto Humas Polresta Jayapura Kota)
ADVERTISEMENT
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Mobil Toyota Vios menabrak pejalan kaki hingga pengendara motor di Kota Jayapura tepatnya mulai dari Jalan Baru Tobati, Jembatan Youtefa hingga Jalan Holtekamp Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura. Tabrakan beruntun terjadi pada Minggu (20/11/2022) sekitar pukul 04.00 WIT.
ADVERTISEMENT
Pengendara mobil RA (33) diduga dipengaruhi minuman keras datang dari arah Pantai Hamadi menuju ke arah Koya dan tepat di depan Pos Terpadu Jembatan Youtefa, mobil menabrak seorang pejalan kaki bernama Andi Ardiyansyah (26) yang membuat korban alami luka lecet pada bagian pinggang dan lutut sebelah kiri.
Pengendara mobil kemudian mencoba melarikan diri dari lokasi dengan kecepatan tinggi ke arah Koya. Sampai di depan Venue Dayung, mobil kembali menabrak sepeda motor Honda Supra-X yang dikendarai oleh Sugianto (40).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sepeda motor Honda Supra-X yang dikendarai oleh Sugianto (40), penjual krupuk yang tewas terseret 80 meter dalam kecelakaan di Jayapura. (Foto Humas Polresta Jayapura Kota)
zoom-in-whitePerbesar
Sepeda motor Honda Supra-X yang dikendarai oleh Sugianto (40), penjual krupuk yang tewas terseret 80 meter dalam kecelakaan di Jayapura. (Foto Humas Polresta Jayapura Kota)
"Sugianto terseret sepanjang 80 meter di lokasi kejadian hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi," kata Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol.Victor D. Mackbon melalui Kapolsek Jayapura Selatan AKP Julkifli Sinaga.
ADVERTISEMENT
Tak sampai di situ, RA kembali melarikan diri dan kembali menabrak sepeda motor Honda Beat yang dibawa oleh Irvan Handyan (38) dan mengakibatkan Irvan mengalami luka berat berupa sakit pada bagian dadanya karena benturan dan patah pada jari manis tangan kanannya.
Akibat dari kecelakaan tersebut kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Sedangkan korban meninggal dunia satu orang dan korban luka-luka 2 orang.
"Pengemudi mobil diduga dipengaruhi minuman keras hingga membuatnya menjadi lalai dan kurang berhati-hati. Kini RA dan barang bukti berupa mobil dan motor-motor para korban telah berada di Mapolsek Jayapura Selatan dan dalam penanganan unit lalu lintas," jelasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020