Konten dari Pengguna

Segudang Manfaat Dibalik Segarnya Jamu Kunyit Asam

Febrian Cahyadi

Febrian Cahyadi

Mahasiswa Biologi Universitas Lampung Suka menulis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Febrian Cahyadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Jamu Kunyit Asam. Sumber: https://pixabay.com/id/photos/kunyit-membumbui-kari-bumbu-bahan-3251560/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Jamu Kunyit Asam. Sumber: https://pixabay.com/id/photos/kunyit-membumbui-kari-bumbu-bahan-3251560/

Jamu merupakan salah satu obat herbal tradisional yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Nenek moyang kita telah menemukan cara membuat obat tradisional untuk mengatasi berbagai macam penyakit dimasa lampau. Baru-baru ini dikutip dari laman https://indonesia.go.id/kategori/budaya/7831/jamu-resmi-masuk-warisan-budaya-takbenda-unesco?lang=1 Jamu berhasil mendapatkan pengakuan di kancah internasional. Dijelaskan bahwa dalam sidang ke-18 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kasane, Republik Botswana, budaya sehat jamu telah resmi dtetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh Komite Konvensi Warisan Budaya Takbenda (Intangible Cultural Heritage/ICH) UNESCO pada Rabu, 6 Desember 2023. Budaya Sehat Jamu menjadi WBTb Indonesia ke-13 yang berhasil diinskripsi ke dalam daftar WBTb UNESCO.

Jamu Kunyit Asam

Ilustrasi untuk Jamu Kunyit Asam. Sumber: https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/berbagai-manfaat-kunyit-asam/

Salah satu dari banyaknya jenis jamu di Indonesia yaitu jamu kunyit asam. Jamu kunyit asam merupakan salah satu jamu yang dibuat dengan bahan baku rimpang kunyit, buah asam jawa, dan gula. Sehingga menghasilkan rasa yang manis, asam dan segar. Selain itu jamu kunyit asam juga memiliki berbagai macam manfaat bagi kesehatan tubuh. Menurut penelitian Kurniawan dkk (2021). Jamu kunyit asam memiliki berbagai manfaat antara lain dapat melancarkan proses menstruasi pada perempuan, memperlancar sistem pencernaan, membantu mengatasi asam lambung, dan menjaga imunitas tubuh.

Selain itu rimpang kunyit juga mengandung berbagai macam senyawa bahan aktif yang bermanfaat untuk tubuh, seperti kurkumin, antosianin, tanin, saponin, alkoloid dan flobatamin. Senyawa-senyawa bahan aktif ini bermanfaat untuk meredakan nyeri, antiinflamasi dan antioksidan yang tentunya sangat menguntungkan bagi tubuh (Mentari, 2020).

Bagaimana Cara Minum Jamu yang Baik dan Benar? Agar Manfaatnya Tepat?

Ilustrasi untuk Jamu Kunyit Asam. Sumber: https://images.app.goo.gl/boQbJbCGgpauMGZbA

Masyarakat Indonesia sangat gemar mengonsumsi minuman herbal tradisioanl seperti jamu, namun apakah cara konsumsi yang dilakukan selama ini sudah baik dan benar? nyatanya ditengah-tengah masyarakat masih terdapat rumor kurang tepat yang beredar, dimana jika minum jamu setiap hari atau berlebihan tidak memiliki efek apapun karena berasal dari bahan alami. Akan tetapi perlu kita ketahui bahwa konsumsi yang berlebihan dapat mengakibatkan gangguan sistem pencernaan atau gangguan organ lain dalam tubuh sekalipun berasal dari bahan alami. Mengutip dari laman https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/499/amankah-minum-jamu-setiap-hari efek minum jamu berlebihan memiliki dampak kurang baik, efek tersebut dibagi menjadi 3 yaitu, efek jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

  1. Efek jangka pendek : Jika dikonsumsi melebihi dosis maka akan menimbulkan efek buruk pada sistem pencernaan seperti muntah dan diare.

  2. Efek jangka menengah : Jika dikonsumsi dalam jangka menengah akan menimbulkan gangguan pada organ tubuh seperti liver, hal ini karena proses metabolisme terjadi didalam liver tubuh.

  3. Efek jangka panjang : Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, mekanisme kerja liver akan terganggu dan berdampak pada gangguan fungsi organ ginjal dalam mengeluarkan sisa-sisa metabolisme.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber diatas, kita harus sadar dan teredukasi, sehingga kita perlu bijak dalam mengonsumsi jamu dalam kehidupan sehari-hari. Cara tepat mengonsumsi jamu yaitu 1-3 kali dalam seminggu, tergantung kebutuhan dan kondisi tubuh. Kita tahu, meskipun berasal dari bahan herbal alami, sesuatu yang berlebihan tidak baik untuk tubuh dan memiliki dampak jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.

Febrian Cahyadi, Mahasiswa Biologi Universitas Lampung

Refrensi :

  1. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI. Amankah Minum Jamu Setiap Hari? Diakses pada 27 Januari 2025, dari https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/499/amankah-minum-jamu-setiap-hari

  2. Kurniawan, F. Y., Jalil, M., Purwantoro, A., dan Daryono, B. S. (2021). Jamu Kunir Asem: Ethnomedicine Overview by Javanese Herbal Medicine Formers in Yogyakarta. Jurnal Jamu Indonesia, 6(1), 8-15.

  3. Mentari, L. W. (2020). Pemberian Seduhan Hangat Kunyit Asam Terhadap Perubahan Tingkat Dismenorea Pada Siswi Kelas Vii Smpn 1 Babadan Kabupaten Ponorogo. Skripsi. STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun.