Konten dari Pengguna

Retroactive Jealousy: Apa yang Sebenarnya Kita Takutkan?

Calista Evelyn Ganie

Calista Evelyn Ganie

Siswa SMA Citra Berkat Tangerang

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Calista Evelyn Ganie tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernah nggak sih, lagi scrolling Instagram, tiba-tiba nemu foto pasangan kamu sama mantannya? Rasanya dada langsung sesak, kepala penuh tanda tanya. “Dulu mereka bahagia nggak ya?”, “Apa aku kalah dari dia?”. Kalau kamu pernah kayak gitu, tenang, kamu nggak sendirian. Bisa jadi kamu lagi ngalamin yang namanya retroactive jealousy.

Sumber: Gambar dibuat dengan DeepAI Image Generator (https://deepai.org)
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Gambar dibuat dengan DeepAI Image Generator (https://deepai.org)

Retroactive jealousy adalah istilah untuk rasa cemburu dengan masa lalu pasangan kita. Bukan cemburu sama orang yang sekarang dekat sama dia, tapi sama kenangan yang sudah lewat. Misalnya, kamu kepo dengan mantan pacarnya, lihat foto-fotonya, terus mulai ngebandingin diri sendiri sama dia. Sounds familiar, kan?

Kenapa sih kita bisa ngerasa kayak gitu? Sebenernya, rasa ini muncul karena kita takut kalah dibanding orang dari masa lalu pasangan. Kita sering mikir, “Dia pernah sayang banget sama mantannya, gimana kalau dia masih inget?” atau “Aku cukup nggak sih buat dia?”. Pikiran kayak gini biasanya datang karena kita kurang percaya diri atau takut disakiti. Jadi sebenarnya bukan karena pasangan kita salah, tapi karena kita lagi insecure sama diri sendiri.

Sumber ilustrasi: Dibuat dengan bantuan AI (OpenAI, 2025).

Masalahnya, kalau perasaan ini dibiarkan, hubungan bisa jadi nggak sehat. Kamu jadi overthinking, kepo berlebihan, stalking akun mantan, bahkan bisa ribut cuma gara-gara hal yang udah lewat. Padahal, masa lalu ya masa lalu. Yang penting siapa yang dia pilih sekarang, dan kalau dia sama kamu sekarang, berarti kamu yang dia mau.

Ingat! Cemburu adalah hal yang biasa, namun jangan biarkan dirimu terjebak dalam pikiran negatif. Kehidupanmu berlangsung di saat ini, bukan di masa lalu pasanganmu. Ingat, jika dia masih bersamamu hingga saat ini, itu artinya kamu cukup berharga dan pantas dicintai tanpa perlu disandingkan dengan orang lain.