Debut Layar Lebar, Hyori Mika Bersyukur Main di Film Desember Jani

Hyori Mika akhirnya menjalani debutnya di film layar lebar lewat Desember Jani. Putri aktor Joe Taslim itu mengaku bersyukur karena pengalaman pertamanya datang bersama Palari Films dan tim produksi yang menurutnya begitu spesial.
Bukan tanpa alasan. Menurut Hyori Mika, film Desember Jani menghadirkan lingkungan kerja yang didominasi perempuan, baik di depan maupun di balik layar. Mulai dari jajaran pemain, sutradara, produser, hingga banyak kepala divisi diisi oleh perempuan.
"Saya selalu ngomong ke semua orang yang nanya soal film layar lebar pertama saya, I feel very blessed, sangat beruntung bisa pertama ini bersama Palari Films dan production seperti Desember Jani," ujar Hyori Mika saat ditemui di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan.
Mika mengatakan suasana tersebut membuat proses syuting terasa berbeda sekaligus menjadi pengalaman yang tak akan ia lupakan.
"Buat saya ini very special production dengan all women cast, women producer, women director, dan HOD-HOD juga banyak yang perempuan. Jadi selama syuting itu menjadi pengalaman yang sangat spesial," tuturnya.
Perempuan berusia 19 tahun itu pun merasa beruntung karena bisa memulai perjalanan akting di layar lebar lewat lingkungan kerja yang membuatnya nyaman.
"Saya merasa beruntung itu jadi pengalaman pertama saya syuting film layar lebar," katanya.
Meski baru pertama kali membintangi film panjang, Mika mengaku tidak mengalami kesulitan berarti. Baginya, proses membaca naskah, mengikuti arahan sutradara Ariani Darmawan, hingga menjalani syuting justru terasa menyenangkan.
"Karena saya pribadi enjoy dan I love doing it, jadi enggak sulit. Seru-seru. Jalaninnya seru, menyenangkan," ucapnya.
Di balik langkah barunya di dunia akting, Mika juga mendapat dukungan penuh dari sang ayah, Joe Taslim. Menurutnya, dukungan dari kedua orang tua menjadi penyemangat selama proses syuting.
"Mendukung. Ya, support aja sebagai orang tua," ujar Mika.
Desember Jani dibintangi Sigi Wimala, Tutie Kirana, Chempa Putri, dan Hyori Mika. Film yang disutradarai Ariani Darmawan, diproduseri Meiske Taurisia, serta ditulis Cyntha Hariadi itu dijadwalkan tayang di bioskop pada Desember 2026.
