Galeri Indonesia Kaya Hadirkan 'Bulang Trang, Nona' Jelang HUT RI

Sambut bulan kemerdekaan, Galeri Indonesia Kaya menghadirkan sebuah pertunjukan bertajuk ‘Bulang Trang, Nona’ karya Teater Pandora. Pertunjukan yang disutradarai oleh Yoga Mohamad ini mengajak pengunjung kembali mengingat patriotisme melalui kisah yang relevan hingga kini.
"Di bulan kemerdekaan, kami ingin mengajak masyarakat memaknai semangat perjuangan dari perspektif yang berbeda. Semangat mencintai bangsa tidak hanya lahir dari medan perjuangan, tapi juga dari kehidupan sehari-hari," ujar Renitasari Adrian, selaku Program Director Indonesia Kaya.
Melalui pertunjukan ini, Renitasari Adrian berharap agar pengunjung bisa melihat bahwa rasa mencintai bangsa tidak hanya lahir dari medan perang saja, tetapi juga dari kehidupan sehari-hari.
Melalui konsep memory play, pertunjukan ini menceritakan kisah seorang pejuang muda semasa kecil di Ambon tahun 1936 bersama keluarganya.
Menariknya, sebelum menonton pertunjukan, pengunjung diajak merasakan langsung suasana pesta dansa muda-mudi di area selasar, dilengkapi dengan iringan musik dari Orkes Antariksa, lomba pantun rayu, serta elemen interaktif lainnya.
Pertunjukan dengan durasi lebih dari 60 menit ini menjadi kolaborasi ketujuh antara Teater Pandora dengan Galeri Indonesia Kaya dalam menghadirkan pementasan teater yang penuh makna.
“Melalui pertunjukan Bulang Trang, Nona, kami ingin mengajak penonton melihat bahwa menjaga keluarga, merawat kenangan, mencintai sesama, dan terus bertahan menghadapi berbagai tantangan hidup juga merupakan bentuk patriotisme. Sebab pada akhirnya, patriotisme sejatinya adalah cinta.” ucap Yoga Mohamad.
Reporter: Hosana Solagracia Sifra
