Kahitna Jelang Konser 40 Tahun Tanpa Carlo Saba: Rindu yang Masih Ada

Konser 40 tahun Kahitna akan digelar pada Sabtu (5/9). Perayaan empat dekade perjalanan grup asal Bandung itu kali ini terasa berbeda karena menjadi salah satu panggung besar mereka tanpa mendiang Carlo Saba.
Kepergian Carlo masih terasa bagi dua vokalis Kahitna, Hedi Yunus dan Mario Ginanjar. Keduanya kini harus beradaptasi untuk mengisi panggung hanya berdua.
Hedi mengakui kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika mereka harus berhadapan dengan ribuan penonton dalam konser 40 tahun Kahitna.
“Kita berdua harus perang di depan berdua nih. Jadi itu kayak challenge buat kami berdua, saya dan Mario, yang kita berdua tapi harus bisa nguasain panggung gimana caranya menghadapi 20.000 orang itu,” ujar Hedi Yunus saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan.
Bagi Mario, sosok Carlo juga masih kerap terlintas ketika mereka menjalani latihan. Ada momen ketika ia secara spontan teringat bagian lagu yang sebelumnya dinyanyikan oleh Carlo.
“Ada part yang kita lagi nyanyi happy, lagi fokus gitu tiba-tiba, ‘Cek, ini bagiannya Mas Carlo nih harusnya,’ gitu loh. Jadi tiba-tiba kepikiran lagi gitu,” ucap Mario.
Mario mengatakan rasa sedih karena kehilangan Carlo perlahan sudah terlewati. Namun, rasa rindu kepada sahabat sekaligus rekan bermusiknya itu masih ada.
“Bukan, sedihnya udah lewat sih, cuma rasa kangen itu tetap ada sampai sekarang. Dan saya harap Mas Carlo di surga bisa melihat kita sekarang lagi bekerja keras mewujudkan mimpinya ke 40 tahun Kahitna,” tutur Mario.
Kepergian Carlo, menurut Mario, justru membuat para personel Kahitna semakin saling menguatkan. Mereka berusaha menjaga kekompakan sekaligus meneruskan semangat yang ditinggalkan Carlo.
“Mulai saat itu kita makin kompak lagi, kita saling support satu sama lain, dan makin semangat lagi. Karena legacy-nya Mas Carlo, spirit-nya Mas Carlo akan selalu kita bawa,” pungkasnya.
Konser 40 tahun Kahitna akan berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta. Konser tersebut mengusung tajuk “Di Antara Takkan Tergantinya Cantik & Titik Nadir Mantan Terindah”.
Perayaan ini menjadi penanda empat dekade Kahitna berkarya di industri musik Indonesia. Sejumlah kategori tiket, yakni Diamond, Platinum, Gold, dan Silver, telah terjual habis. Sementara itu, tiket Festival A dan Festival B masih tersedia melalui kanal resmi yang disediakan penyelenggara.
