Kerupuk Alot? Jangan Dibuang! Gini Caranya Biar Garing dan Renyah Lagi

Siswa - SMA - Citra Berkat Citra Raya - Tangerang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Marclen Vianko tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerupuk adalah makanan penambah nikmat dengan tekstur yang renyah. Namun, terkadang kita lupa menutup penutup toples atau lupa mengikat plastik kemasan kerupuk yang menyebabkan kerupuk menjadi alot.
Apalagi bagi penjual kerupuk, jika telat untuk dijual apalagi pasar sedang dalam keadaan sepi, akhirnya kerupuk akan di simpan dalam waktu lama dan menyebabkan alot.
Namun, kita bisa mengatasi hal tersebut dengan cara di oven. Namun, kitaa harus memperhatikan kerupuk tersebut, apakah kerupuk masih bagus atau tidak.
Terkadang kerupuk yang terkena sinar matahari terlalu lama akan menjadi bau tengik dan ini tidak boleh di oven. Karena, Jika kerupuk tengik itu dikonsumsi, maka rasanya sudah tidak enak lagi walaupun masih garing sudah melalui proses oven ulang.
Berikut adalah proses untuk meng-oven kerupuk
Siapkan oven terlebih dahulu, jika menggunakan oven gas maka kita perlu menyiapkan gas, loyang untuk menaruh kerupuk, kain untuk memegang loyang, dan korek api untuk menyalakan perapian pada oven.
Menempatkan kerupuk ke loyang, dan masukkan ke dalam oven.
Suhu api yang diperlukan untuk meng-oven kerupuk kurang lebih 120 - 150 derajat celcius dalam waktu 15 menit. Jika lebih dari ini, besar kemungkinan kerupuk akan hangus.
Keluarkan kerupuk dari oven dan biarkan suhu kerupuk turun terlebih dahulu, setelah itu baru masukkan kerupuk ke plastik atau toples dan kerupuk siap untuk di konsumsi kembali.
Mudah bukan? untuk membuat kerupuk yang alot menjadi garing dan renyah kembali. Dengan cara ini, kita bisa mengkonsumsi atau menjual kembali kerupuk tersebut tanpa mengurangi kualitas dan rasanya.
