Kumparan Logo
Konten Media Partner

DPRD Halmahera Selatan Desak PUPR Malut Segera Tangani Jalan Saketa-Dehepodo

Cermatverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kerusakan jalan di ruas Saketa-Dehepodo. Foto: Safri Noh/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Kerusakan jalan di ruas Saketa-Dehepodo. Foto: Safri Noh/cermat

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mendesak Pemerintah Provinsi Malut memperbaiki kerusakan ruas jalan Saketa-Dehepodo yang menghubungkan Kecamatan Gane Barat dan Gane Barat Utara.

Anggota DPRD Halsel, Humein Kiat menyatakan, ancaman kecelakaan pengendara di ruas jalan tersebut bukan hanya akibat kerusakan jalan dan material timbunan longsor. Sepanjang bahu jalan terdapat ilalang yang lebat dan sangat mengganggu pandangan pengendara.

kumparan post embed

"Bukan hanya jalan yang rusak dan tertimbun material longsor, tetapi sepanjang bahu jalan telah dipenuhi ilalang yang tebal sehingga jarak pandang pengendara juga terganggu," kata Humein kepada cermat, Senin (1/3).

Wakil rakyat daerah pemilihan Gane ini meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Malut selaku penanggungjawab ruas jalan Saketa-Dehepodo agar secepatnya melakukan perbaikan kerusakan di sejumlah titik tersebut.

Anggota DPRD Halmahera Selatan, Humein Kiat. Foto: Istimewa

"Kami meminta agar secepatnya ada action di lapangan," kata Humein.

Humein juga mempertanyakan kepada Dinas PUPR Provinsi Malut terkait pemeliharaan ruas jalan Saketa-Dehepodo.

"Apakah anggaran pemeliharaan ruas jalan tersebut dialokasikan atau tidak? Karena terkesan tidak ada pembersihan bahu jalan yang dipenuhi ilalang," cetusnya.

Humein menjelaskan, di wilayah Gane terdapat tiga ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Malut, yakni Saketa-Dehepodo, Matuting-Ranga Ranga dan Saketa-Gane Dalam. Dua ruas lainnya tersebut, kata dia, juga terkesan diabaikan Pemprov.

"Kami berharap ada pemerataan dan jangan terkesan ada pilih kasih dalam pembagian porsi pembangunan," tutupnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Malut, Daud Ismail yang dikonfirmasi cermat menyatakan saat ini telah menugaskan staf turun ke lapangan untuk menginventarisir kerusakan jalan.

“Agar kemudian kita mengambil langkah-langkah penanganan atau perbaikan terhadap jalan yang mengalami kerusakan akibat luapan air yang menggenangi badan jalan,” tuturnya.

Selain pekerjaan pemeliharaan jalan, sambung Daud, PUPR kita juga tengah melaksanakan kegiatan peningkatan jalan pada ruas Saketa-Dehepodo.

“Selain pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 10 kilometer, kita juga bangun jembatan sebanyak 6 buah,” pungkasnya.