Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kemenparekraf Diminta Hadir dalam Festival Nelayan Desa Pastabulu Kepulauan Sula

Cermatverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Muh. Arbi Hardin bersama finalis Duta Maritim Indonesia Aspekindo yang lain saat ngobrol pintar (ngopi) potensi pariwisata bahari dan ekonomi kreatif dengan pihak Kemenparekraf RI. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Muh. Arbi Hardin bersama finalis Duta Maritim Indonesia Aspekindo yang lain saat ngobrol pintar (ngopi) potensi pariwisata bahari dan ekonomi kreatif dengan pihak Kemenparekraf RI. Foto: Istimewa

Finalis Duta Maritim Indonesia Aspekindo perwakilan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Muh. Arbi Hardin minta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI hadir dalam Festival Nelayan Desa Pastabulu, Kepulauan Sula.

Arbi menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan bersama rekan-rekannya ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Gedung Sapta Pesona Indonesia, pada Jumat (12/8).

Kunjungan itu dilakukan dalam agenda ngobrol pintar (ngopi) potensi pariwisata bahari dan ekonomi kreatif yang diterima oleh Deputi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Arbi, saat diminta bertanya dalam kesempatan itu, ia mengajak Deputi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI untuk hadir dan menyukseskan Festival Desa Nelayan Pastabulu yang akan berlangsung pada tanggal 23-28 Agustus 2022,” kata Ketua GenPi Kepulauan Sula, Iksan Buamona melalui rilis kepada cermat, Sabtu (13/8).

Iksan menjelaskan, Pastabulu dikenal sebagai salah satu desa di Pulau Mangoli yang memiliki keindahan teluknya, Sidanga. Destinasi ini orang sering menyebutnya teluk U.

"Selain itu, desa ini juga memiliki potensi lainnya, seperti hutan mangrove, sunset di dermaga Pastabulu, pesona underwaternya, budaya dan kuliner khas Pastabulu," katanya.

Kuliner khas Pastabulu itu, tambah ia, terdiri dari Kerang Bakau, ikan bakar, Lapa-lapa, ikan ngafi parende (rebus), ikan ngafi kering (goreng), kasbi rebus, kasbi lip, dan aneka bia, seperti bia pupaci, bia paaka, bia daiu, juga bia kima.

Ragam kuliner ini akan ditampilkan di festival bertema "Mendulang Emas Biru, Nelayan Tumbuh, Ekonomi Maju" itu.