Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pataka Kesultanan Ternate Akan Dikibarkan pada HUT RI di Istana Negara

Cermatverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prajurit TNI saat membawa Pataka Goheba Dopolo Romdidi dari Kadato Kesultanan Ternate. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Prajurit TNI saat membawa Pataka Goheba Dopolo Romdidi dari Kadato Kesultanan Ternate. Foto: Istimewa

Pataka Goheba Dopolo Romdidi akan dikibarkan dalam HUT ke 77 RI pada Rabu, 17 Agustus 2022 di Istana Merdeka, Jakarta.

Lambang Kesultanan Ternate bergambar burung kepala dua warna kuning dengan simbol hati merah mudah yang menyatu itu, terukir di atas kain hitam.

Jo Hukum Soa Sio Kesultanan Ternate Gunawan Yusuf Radjim mengatakan, pataka akan dibawa ke Jakarta oleh dua prajurit TNI untuk mengikuti kirab budaya.

"Pataka ini akan mengiringi Bendera Pusaka Merah Putih. Jadi diarak dari Tugu Monas menuju Istana Merdeka pada HUT RI," ujar Gunawan, Selasa (9/8).

Dalam penyerahan di ruang utama kadato pada Senin (8/8) kemarin, dilakukan langsung oleh Gunawan mewakili Sultan Hidayatullah Sjah.

Penyerahan diawali dengan ritual doa di bawah lampu caga. Lalu diserahkan ke Dandim 1502 Ternate mewakili Dandrem 152 Baabullah.

Setelah pembacaan Bobeto Himo-himo atau pesan para leluhur, pataka dibawa turun melalui tangga utama sisi kanan kadato.

Lalu diserahkan ke prajurit TNI untuk dibawa ke Markas Korem 152 Baabullah yang berlokasi di Kelurahan Siko, Ternate Utara.

Penyerahan Pataka Goheba Dopolo Romdidi di halaman Kadato Kesultanan Ternate. Foto: Istimewa

Menurut Gunawan, pataka hitam ini memiliki makna filosofis sebagai warna kewibawaan. "Tentu ini sebuah kehormatan bagi kami," tandasnya.

Gunawan mengaku, pada 2018 pataka tersebut sempat dibawa ke Jakarta. "Tapi 2020-2021 terjadi COVID-19. Nanti 2022 ini baru dibawa lagi," ujarnya.

Menurutnya, ini sebuah kehormatan bagi Kesultanan Ternate. Karena ikut bergabung dengan sejumlah pataka dari seluruh kerajaan di Nusantara.

"Ini merupakan bentuk kesetiaan kami terhadap NKRI. Pataka Goheba menegaskan komitmen dan kesetiaan kesultanan terhadap negara ini," ujarnya.

Pesan dari Sultan Ternate ke-49 Hidayatullah Sjah, sambung Gunawan, jika kita mencintai Islam maka jagalah Indonesia.

"Karena Indonesia dibangun oleh para sultan, raja, dan para syuhada. Mereka begitu gigih demi bangsa ini dengan darah dan airmata," pungkasnya.

Hadir dalam penyerahan itu, Jo Hukum Sangaji, Fanyira Tolangara, Sangaji Tafamutu, Sangaji Tafaga, Mayor Ngofa, Letnan Ngofa dan Kimalaha Tammadi.

Lalu Letnan Alfiris, Kapita Bugis, Kapita Ngofa, Kapita Tanah Raja, serta unsur Bobato Akhirat yang terdiri dari Imam Sadaha dan Khatib Juru Tulis.