Kumparan Logo
Konten Media Partner

Resep Lalampa, Takjil Andalan di Ternate

Cermatverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lalampa, terbuat dari beras ketan, ikan, dan sejumlah rempah lainnya. Foto: Faris Bobero/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Lalampa, terbuat dari beras ketan, ikan, dan sejumlah rempah lainnya. Foto: Faris Bobero/cermat

Lalampa, takjil andalan di Ternate, Maluku Utara ini, selalu laris saat Ramadhan. Penganan semacam lemper ini berisi ketan dicampur abon atau daging ikan tongkol yang dicincang halus dan diolah dengan berbagai rempah lalu dibungkus dengan daun pisang.

Selama Ramadhan 1442 Hijriah tahun 2021 ini, amatan cermat di beberapa lokasi penjual takjil, memang lalampa yang paling diminati orang Ternate.

Lalampa ramai diburu saat bulan ramadan. Lalampa memang diakui membuat cepat kenyang. Sehari berpuasa dan saat berbuka dengan lalampa, barangkali dapat mengganjal perut yang kosong seharian. Foto: Faris Bobero/cermat

Ummi, salah satu penjual takjil di Falajawa, Ternate Tengah, mengaku, lalampa yang ia jajakan selalu habis—laku terjual duluan.

“Orang yang ngabuburit di depan sini, sambil menunggu buka puasa, mereka semua pasti beli lalampa,” kata Ummi.

Lalampa di beberapa lokasi penjual takjil memiliki harga yang berbeda-berda. Sesuai ukuran lalampa tersebut.

Nyaris sepanjang jalan Ternate, para penjaja takjil menjual lalampa. Foto: Faris Bobero/cermat

Ada yang menjualnya dengan harga Rp 5 ribu dapat tiga potong. Bahkan ada yang menjual Rp 5 ribu dapat 4 empat potong lalampa. Dengan harga bagitu saja, para pembeli sudah bisa mengganjal isi perut untuk satu orang.

kumparan post embed

Resep Lalampa

Nah, untuk membuat delapan potong lalampa, takjil familir ini, resepnya sebagai berikut:

  • Siapkan 400 gram beras ketan, rendam kurang lebih 2 jam

  • 400 ml santan

  • 2 lembar daun pandan dipotong-potong

  • 250 ml santan

Isian:

  • 250 gram daging ikan tongkol, dicincang halus

  • 2 lembar daun jeruk perut, iris halus

  • 1 lembar daun kunyit, iris halus

  • 1 lembar daun pandan, irus halus

  • 20 helai daun kemangi

  • 250 ml santan

  • 2 sdm minyak sayur untuk menumis

  • daun pisang

Haluskan:

  • 5 buah cabai merah keriting

  • 5 buah cabai rawit merah

  • 2 butir kemiri

  • 3 butir bawang merah

  • 3 siung bawang putih

  • 1 batang serai, ambil bagian yang putih, iris halus

  • 1 sdt gram

Cara membuat:

  • Rendam ketan dalam air dingin selama 2 jam. Tiriskan.

  • Kukus ketan bersama daun pandan hingga setengah matang. Angkat.

  • Didihkan santan dengan garam.

  • Tuangkan santan mendidih ke dalam ketan kukus, aduk sampai santan habis terhisap ketan.

  • Kukus ketan kembali selama 30 menit hingga matang. Angkat.

  • Masukkan ikan tongkol dan bahan lainnya. Aduk hingga rata.

  • Tuang santan, masak hingga benar-benar kering. Angkat.

  • Ambil selembar daun pisang.

  • Beri 1-2 sdm ketan. Ratakan, taru satu sdm adonan isi di tengahnya.

  • Gulung hingga padat dan rapi, sematkan dua unjungnya dengan lidi.

  • Panaskan wajan datar, olesi sedikit minyak.

  • Masak bungkusan ketan hingga daun pisangnya mengering dan aroma wangi keluar.

  • Angkat. Sajikan.