Soal Dermaga Penyeberangan ke Hiri, Wali Kota Ternate ‘Bajanji’ Lagi

Masyarakat Kecamatan Pulau Hiri masih dipaksa untuk terus bersabar. Pasalnya, dermaga penyeberangan yang selama ini diimpikan masih menjadi angan-angan belaka.
Seperti diketahui, kondisi pelabuhan penyeberangan ke pulau yang berada di sisi utara Pulau Ternate itu masih menyedihkan. Para penumpang masih dipaksa turun ke pantai yang didominasi oleh bebatuan. Tak jarang, dengan kondisi tersebut, para penumpang serta sepeda motor yang diangkut ikut tergelincir.
Pada HUT Republik Indonesia ke-75 ini, desakan terhadap Pemerintah Kota agar segera membangun dermaga tersebut kembali menyeruak. Hal itu terlihat dari sejumlah unggahan di media sosial Facebook yang menampilkan kondisi pelabuhan.
Saat cermat menanyakan hal itu kepada Wali Kota Ternate, Burhan Abdurrahman usai ia memimpin upacara, ia kembali mengumbar janji.
“Memang dulu kan kesepakatan dengan masyarakat Hiri untuk tidak lagi membangun dermaga di tempat yang lama. Sehingga dipindahkan ke Jikomalamo. Itu kan permintaan mereka,” ucap Burhan, Senin (17/8).
Namun dermaga yang dibuat di Jikomalamo ternyata tak digunakan, sebab kawasan tersebut terah beralih fungsi menjadi tempat wisata.
“Jadi kita membangun ya tentu berdasarkan masukan dan saran dari masyarakat. Kalau memang mereka nyaman di tempat yang lama, ya itu akan jadi prioritas di tahun terakhir masa kepemimpinan saya,” tutupnya.
Sekadar diketahui, masa jabatan Burhan Abdurrahman sebagai Wali Kota Ternate bakal berakhir pada Februari 2021 mendatang, sebab ia telah menjabat dua periode.
