Konten dari Pengguna

Sudah Tahu Belum, Begini Cara Dapatkan Token Listrik Gratis PLN 3 Bulan

Cermati

Cermativerified-green

Membantu masyarakat Indonesia membuat keputusan keuangan dengan Cermat dan Tepat! Temukan produk keuangan terbaikmu di Cermati.com.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Cermati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sudah Tahu Belum, Begini Cara Dapatkan Token Listrik Gratis PLN 3 Bulan
zoom-in-whitePerbesar

Cermati.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui PT PLN (Persero) memberikan kebijakan baru mengenai listrik, yaitu masyarakat yang menggunakan token listrik bisa menikmati secara gratis dan ada pula yang diberikan subsidi hingga 50%.

Kebijakan ini sudah berlangsung mulai 1 April 2020, kemarin dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat akibat dari virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Darurat Corona, Begini Cara Perhitungan Tagihan Listrik PLN Bulan April

Mengingat, semenjak wabah pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, pemerintah menghimbau untuk bekerja di rumah dan membatasi aktivitas di luar rumah sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona.

Alhasil, banyak pengusaha mikro atau perusahaan kecil hingga menengah yang omzetnya menurun drastis, sehingga tak sedikit karyawan yang dirumahkan hingga di PHK karena toko atau mall tempat mereka bekerja harus tutup sementara.

Kebijakan listrik gratis dan bersubsidi PLN ini sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan.

Tak semua masyarakat Indonesia bisa menikmati kebijakan token listrik ini secara gratis dan bersubsidi, sebab pemerintah telah menyusun syarat dan ketentuannya seperti pada ulasan berikut ini yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber terpercaya.

1. Golongan yang Mendapatkan Listrik Gratis dan Bersubsidi

PLN mendukung program Pemerintah untuk memberikan listrik gratis/diskon bagi Pelanggan Rumah Tangga Bersubsidi di tengah Pandemi COVID-19.

Cara membedakan listrik yang subsidi dan yang non-subsidi sangat mudah, yaitu cek kode yang tertera di meteran listrik dan struk pembayaran.

Baca Juga: Meteran Listrik Prabayar di Rumah Mati Total? Cari Tahu Penyebabnya di Sini

Mengutip dari detik.com, Rida Mulyana, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM menjelaskan bahwa ada 31.122.791 pelanggan yang termasuk dalam kriteria golongan masyarakat yang bisa mendapatkan listrik gratis dan bersubsidi dari pemerintah, antara lain:

  • Listrik Gratis: 23.832.071 masyarakat yang rumahnya memasang daya listrik golongan 450 Volt Ampere (VA) dengan token.

  • Catatan, pemerintah akan melihat dari pemakaian listrik tiga bulan terakhir (Desember 2019 – Februari 2020).

  • Listrik Bersubsidi 50%: 7.290.720 masyarakat yang rumahnya memasang daya listrik golongan 900 VA dengan token.

  • Catatan, pemerintah akan mengambil angka pembelian token listrik maksimum selama tiga bulan terakhir (Desember 2019 – Februari 2020), kemudian 50% dari angka tersebut langsung digratiskan.

Baca artikel selengkapnya di sini.