Konten dari Pengguna

Jam Biologis Terganggu

Chelsea Theresia Wang

Chelsea Theresia Wang

Mahasiswa Psikologi Universitas Pembangunan Jaya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Chelsea Theresia Wang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Orang Lelah. Foto : Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Orang Lelah. Foto : Shutterstock

Pernahkah kalian merasa lelah? Walaupun kalian sudah cukup beristirahat. Janganlah menganggap sepele akan hal tersebut dikarenakan hal tersebut bisa membuat dampak yang tidak baik pada produktivitas seseorang. Adapun jam biologis yang mengatur siklus tidur dan bangunnya seseorang yang disebut dengan ritme sirkadian. Maka dari itu, mari kenali apa itu ritme sirkadian?

Apa Itu Ritme Sirkadian?

Ritme sirkadian merupakan siklus 24 jam yang mengatur sistem internal tubuh, seperti siklus tidur dan bangunnya seseorang (Indana, 2022). Ritme sirkadian juga mempengaruhi suasana hati, energi, dan fungsi tubuh, produksi hormon, dan kinerja mental dan fisik. Ritme sirkadian yang tidak teratur dapat meningkatkan risiko pada kesehatan, seperti obesitas, gangguan tidur, diabetes, bahkan bisa mengalami depresi dan gangguan bipolar (Annisa, 2020).

Pada ritme sirkadian, adapun stimulus yang mengatur ulang setiap ritme yang disebut sebagai zeitgeber yang berarti time giver atau pemberi waktu. Bagi manusia, zeitgeber yang paling pengaruh adalah cahaya. Selain cahaya, adapun yang berasal dari olahraga, makanan, suhu, lingkungan, gairah atau rangsang dalam bentuk apapun, kebisingan, kecapean dalam pikiran, dan sebagainya (Kalat, 2019).

Ilustrasi Orang Lelah. Foto : Shutterstock

Penyebab Terganggunya Ritme Sirkadian

Adapun penyebab terganggunya ritme sirkadian yang bisa terjadi pada seseorang, yaitu : (Kalat, 2019)

  • Jetlag yang merupakan gangguan ritme sirkadian akibat melintasi zona waktu. Penyesuaian diri dengan jetlag biasanya sering membuat orang stres yang mengakibatkan kadar hormon kortisol meningkat dan dapat merusak neuron hipokampus.

  • Kerja shift. Penyebab ini biasanya terjadi pada seseorang yang bekerja tidak teratur, seperti pilot maupun dokter magang. Hal ini dapat menyebabkan seseorang mengalami pusing, kurang tidur pada siang hari, dan lebih banyak mengalami kecelakaan. Mereka mengalami kesulitan mengatur ritme sirkadian dikarenakan pencahayaan buatan tidak sebanding dengan matahari, sehingga hal yang bisa dilakukan oleh mereka dengan siang hari tidur di ruangan yang sangat gelap, sedangkan pada malam hari tidur di ruangan yang sangat terang.

  • Morning people and evening people

- Morning people merupakan seseorang yang akan bangun lebih awal sehingga mengalami puncak produktivitas lebih awal, tetapi mereka kurang awas pada malam hari.

- Evening people merupakan seseorang yang akan bangun lebih siang sehingga melakukan pemanasan akan lebih lambat serta puncak produktivitas akan terjadi pada sore dan malam hari, tetapi mereka kuat dalam begadang dibandingkan morning people.

Bagaimana Cara Mempertahankan Ritme Sirkadian yang Baik dan Cara Mengatasi Gangguan Ritme Sirkadian ?

Ada berbagai cara yang dapat membantu seseorang untuk mempertahankan ritme sirkadian yang baik dan sesuai, yaitu dengan cara menjaga pola tidur yang konsisten, mengurangi pemakaian layar smartphone sebelum tidur dengan mencoba untuk tidak menggunakan smartphone setidaknya satu jam sebelum tidur, dan berolahraga secara teratur (H, 2023).

Selain, adanya cara untuk mempertahankan ritme sirkadian yang baik dan sesuai, adapun cara untuk mengatasi gangguan ritme sirkadian dengan cara penggunaan terapi cahaya yang dimana terapi ini akan membantu dalam mengatur ulang ritme sirkadian di sekitar cahaya terang pada waktu tertentu, kronoterapi yang dimana terapi ini akan membantu untuk seseorang bisa menyesuaikan waktu tidur hingga mencapai waktu yang diinginkan, dan penggunaan obat-obatan bisa dengan adanya pemberian obat berupa melatonin, obat tidur, atau stimulan (Annisa, 2020).

Bagi kita yang sedang mengalami gangguan ritme sirkadian bisa melakukan beberapa cara untuk mengatasi gangguan yang dialami. Jika, bagi kita yang tidak mengalami gangguan tersebut, maka kita bisa mempertahankan ritme sirkadian kita agar tetap terjadi dengan baik dan sesuai.