Besok, Bandung Alami Hari Tanpa Bayangan

Saat ini saya bekerja sebagai ASN di salah satu lembaga pemerintah yaitu di Biro Komunikasi Publik, Umum dan Kesekretariatan (BKPUK) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai Pranata Humas.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Christine Widianingrum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejak minggu ketiga di Februari 2022 sudah banyak informasi tentang hari tanpa bayangan. Bayangan apakah itu? Bayangan mantankah? Tentu tidak...! Jadi yang dimaksud hari tanpa bayangan ini yaitu fenomena hari tanpa bayangan matahari.
Hari tanpa bayangan matahari, apa sih itu ?? “Hari tanpa bayangan matahari adalah hari ketika matahari berada di atas kepala kita saat siang hari,” ucap Rhorom Priyatikanto saat diwawancara sebagai narasumber pada kegiatan instagram live Dofida di Pusat Riset Antariksa. Kebetulan saya host yang memandu acara tersebut kurang lebih selama 45 menit.
Hari tanpa bayangan matahari ini terjadi dua kali dalam setahun yaitu periode Februari- April dan September-Oktober. Daerah yang dapat mengalami hari tanpa bayangan matahari yaitu pada lintang geografis antara -23,5° hingga +23,5°. Di Indonesia seluruh wilayah bisa mengalami hari tanpa bayangan dengan waktu yang berbeda-beda.
Penyebab Hari Tanpa Bayangan Matahari
Hari tanpa bayangan matahari dapat terjadi karena kemiringan sumbu rotasi bumi terhadap bidang revolusinya atau bidang edarnya mengitari matahari sehingga posisi semu matahari akan berpindah. Ketika berpindah itu, maka akan bergeser antara titik maksimum di utara dan titik minimum di selatan dan pasti melewati ekuator. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Rhorom, Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN.
Akibat Hari Tanpa Bayangan Matahari
Menurut hasil wawancara dengan narasumber, hari tanpa bayangan matahari tidak memiliki akibat yang berpengaruh bagi bumi. Perubahan suhu juga bukan merupakan akibat dari hari tanpa bayangan matahari.
Cara Mengamati Hari Tanpa Bayangan Matahari
Mengutip dari website http://edusainsa.brin.go.id, bagi masyarakat yang tinggal di Bandung, Kamis (3/3) merupakan waktu yang tepat untuk bisa mengamati hari tanpa bayangan matahari. Pada jam 12.01.32 WIB tepatnya, kita bisa melakukan sedikit eksperimen untuk bisa mendokumentasikan hari tanpa bayangan matahari tersebut.
Jadi, apa yang bisa dilakukan ?
Siapkan benda tegak seperti tongkat atau benda lain yang dapat ditegakkan.
Letakkan di permukaan yang rata.
Amati bayangan pada waktu yang ditentukan lalu bisa didokumentasikan.
Jika cuaca berawan, dapat disaksikan paling cepat lima menit sebelum atau paling lambat lima menit setelah waktu yang ditentukan. Hal ini dikarenakan di luar rentang waktu lima menit, bayangan Matahari sudah muncul kembali.
Nah, jadi buat kalian yang tinggal di Bandung, yuk besok sama-sama saksikan fenomena hari tanpa bayangan matahari! Semoga cuacanya cerah ya sehingga kita bisa mengabadikan fenomena menarik ini.
