Konten dari Pengguna

SDGs Ke-12: KKN UNDIP Ajak Kelola Sampah menjadi Alat Peraga Edukasi (APE)

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Cindy Nidia Ningrum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: Dokumen Pribadi - Foto Bersama Setelah Penyuluhan Pengelolaan Sampah menjadi APE
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Dokumen Pribadi - Foto Bersama Setelah Penyuluhan Pengelolaan Sampah menjadi APE

Nguter (12/08/2024) – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2023/2024, Cindy Nidia Ningrum, mahasiswa Administrasi Publik, mengajak orang tua dari anak-anak PAUD Tunas Bangsa untuk mengelola sampah menjadi Alat Peraga Edukasi (APE) untuk memudahkan anak dalam belajar dan mengurangi ketergantungan gadget, serta sebagai bentuk upaya mewujudkan zero waste (SDGs poin ke-12).

Pengelolaan sampah merupakan serangkaian kegiatan mengolah sampah menjadi suatu barang yang memiliki nilai guna/ekonomis, yang meliputi tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi. Pengelolaan sampah bermanfaat untuk:

  1. Menghemat energi

  2. Mengurangi polusi dan pencemaran lingkungan

  3. Menghemat sumber daya alam

  4. Upaya pencegahan bencana banjir

  5. Mengurangi emisi gas rumah kaca

  6. Dapat menjadi sumber ekonomi dan lapangan pekerjaan baru

Alat Peraga Edukasi (APE) merupakan seluruh perangkat yang dapat dijadikan sebagai alat belajar untuk mempermudah anak dalam memahami dan mengingat konsep dari suatu pembelajaran. Manfaat APE, antara lain:

  1. Menggugah minat belajar anak.

  2. Membantu memvisualisasikan konsep pembelajaran agar mudah diingat dan dimengerti oleh anak.

  3. Menstimulasi daya pikir dan nalar anak.

  4. Meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas anak.

  5. Memberikan pengalaman pembelajaran yang nyata.

Program kerja dilaksanakan dengan melakukan penyuluhan kepada orang tua dari anak-anak PAUD Tunas Bangsa Desa Nguter mengenai bagaimana cara mengelola sampah menjadi Alat Peraga Edukasi (APE) pada Jumat, 26 Juli 2024, dengan memberikan contoh cara pembuatan “Kincir Angka” untuk memudahkan anak dalam menghafal angka. Bahan yang dibutuhkan hanya berupa kardus dan stik es krim bekas, serta cara pembuatannya dapat dilihat pada berbagai paltform media sosial, seperti Tiktok dan Youtube dengan keyword pencarian “Cara Membuat Alat Peraga Edukasi dari Bahan Bekas”.

Penulis:

Cindy Nidia Ningrum

Dosen Pembimbing Lapangan:

1. Dr. Yoyok Budi Pramono, S.Pt., M.P.

2. Dr. Dra. Nurhayati, M.Si

3. Mohammad Egi Destiartono, S.E., M.S.E.

Lokasi KKN:

Desa Nguter, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo

KKN TIM II UNIVERSITAS DIPONEGORO PERIODE 2023/2024