Kumparan Logo
Konten Media Partner

48 Kaki Palsu Bakal Disalurkan bagi Penyandang Disabilitas di Kabupaten Ciamis

ciremaitodayverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat menghadiri penyerahan bantuan kaki palsu kepada penyandang disabilitas di Joglo Barat Pendopo Ciamis, Jabar. (Foto: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya saat menghadiri penyerahan bantuan kaki palsu kepada penyandang disabilitas di Joglo Barat Pendopo Ciamis, Jabar. (Foto: Istimewa)

Ciremaitoday.com, Ciamis – Sebanyak 48 kaki palsu bakal dibagikan kepada penyandang disabilitas di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Hal itu terungkap saat penyerahan bantuan kaki palsu bagi warga difabel di Joglo Barat Pendopo Ciamis, Selasa (15/2/2022).

Keberadaan kaki palsu tersebut merupakan bantuan yang disalurkan oleh Yayasan Sinergi Foundation. Penyerahan kaki palsu yang dikemas melalui Sinergi Tali Kasih, menjadi wujud kepedulian terhadap warga difabel di Ciamis.

Manager Divisi Program Yayasan Sinergi Foundation, Rahmi Indrayani menuturkan, kegiatan tersebut merupakan program unggulan dari Sinergi Foundation yang bekerjasama dengan bengkel kaki palsu.

“Sudah sekitar 5 tahun, kami bekerjasama dengan bengkel kaki. Sekarang sudah tercatat beberapa penderita yang mendapat bantuan dari program ini,” ucapnya.

Pihaknya kedepan, berencana akan menyerahkan 48 kaki palsu bagi penyandang difabel di Kabupaten Ciamis.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal kolaborasi untuk sama-sama bersinergi, memberikan hal-hal yang bermanfaat khususnya di Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.

Sementara Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya berharap, adanya bantuan kaki palsu dapat membawa manfaat bagi warga difabel dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.

“Saya berharap kaki palsu ini bisa memberi manfaat bagi penyandang difabel, utamanya dalam memenuhi kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Dia memberi semangat, agar bantuan kaki palsu dapat dijadikan dorongan motivasi dan semangat, untuk menjalani hidup agar lebih baik dan lebih mandiri lagi.

“Tidak boleh menyerah dengan keadaan. Harus dijadikan dorongan motivasi untuk membuktikan bahwa bapak dan ibu sekalian, kendati memiliki kekurangan tapi mampu sejajar dengan yang lain,” imbuhnya.

Menurutnya, bantuan kaki palsu seharusnya menjadi tanggung jawab dari pemerintah daerah. Namun karena keterbatasan dan kemampuan, sehingga belum dapat dilaksanakan sepenuhnya.

“Seharusnya ini merupakan tanggung jawab kita pemerintah daerah. Namun dengan segala keterbatasan dan kemampuan yang ada, pemerintah belum sepenuhnya memiliki program seperti ini, meski ada tapi belum semua,” jelasnya.

Tak lupa, pihaknya menyampaikan, rasa terimakasih dan apresiasi kepada Yayasan Sinergi Foundation atas kepedulian terhadap para penyandang difabel di Kabupaten Ciamis.(*)