Kumparan Logo
Konten Media Partner

Anggota DPR Ini Berbagi Cara Meraih Sukses bagi Guru Agama Islam di Kuningan

ciremaitodayverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Fraksi PKB DPR RI, Yanuar Prihatin saat memberi motivasi bagi para Guru Agama Islam di Kabupaten Kuningan, Jabar. (Andri)
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Fraksi PKB DPR RI, Yanuar Prihatin saat memberi motivasi bagi para Guru Agama Islam di Kabupaten Kuningan, Jabar. (Andri)

Ciremaitoday.com, Kuningan – Anggota Fraksi PKB DPR RI, Yanuar Prihatin memberikan motivasi bagi Guru Agama Islam di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, agar bisa lebih sukses di masa mendatang. Motivasi ini menjadi ruang untuk membuka jalan pikiran seorang guru, agar mengembangkan potensi dirinya menjadi lebih sukses.

“Kita tahu, guru itu pada hari ini mengalami banyak hambatan, banyak kendala terutama di level kesejahteraan dan hak-haknya. Tapi kita tahu jika pemerintah daerah, pemprov hingga pusat juga sedang mencari jalan bagaimana meningkatkan kesejahteraan para guru,” kata Pengurus DPP PKB, Yanuar Prihatin kepada awak media, Kamis (31/3/2022).

Atas kondisi itu, Ia mencoba untuk memberikan suport dan motivasi, sehingga menumbuhkan keinginan kuat dalam meraih kesuksesan. Pada dasarnya permasalahan yang dihadapi relatif sama, hanya pikiran dan mental seseorang saja berbeda.

“Sebab problemnya itu kan sama, hanya mental dan pikiran saja setiap guru berbeda. Nah ini yang perlu kita suport agar optimisme dan keyakinan diri itu meningkat, paling penting tidak kehilangan harapan untuk sukses,” terangnya.

Menurutnya, kekuatan mental dan pikiran seseorang untuk sukses tidak bisa didapatkan dari bantuan pemerintah. Sehingga ruang tersebut harus didorong melalui motivasi, untuk membuka jalan pikiran dalam meraih kesuksesan.

“Mungkin berbeda dengan guru di Jakarta, sebab disana APBD DKI Jakarta besar. Kesejahteraan guru itu luar biasa, guru honorer juga mungkin kesejahteraan disana lebih baik. Kalau di kita, APBD dalam artian suporting keuangan daerahnya kan mengikuti kemampuan daerah masing-masing, sehingga di daerah kesejahteraan guru masih terbilang belum tinggi,” bebernya.

Oleh sebab itu, Ia menyarankan, agar setiap guru mencari jalan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. Karena kualitas dan kompetensi guru adalah dasar untuk naik level baik level karir, kesejahteraan, bahkan mobilitas pribadinya.

“Kalau ini (kualitas dan kompetensi) kokoh, kesejahteraan akan lebih mudah ditingkatkan. Jadi kokoh dasarnya, tidak bergantung dari pihak lain, tapi guru itu sendiri yang bisa menciptakan pendapatan lain untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Dia mencontohkan, ada guru sukses dengan mengembangkan potensi dirinya. Misalnya seorang guru yang hobi youtube, kemudian membuat konten-konten soal edukasi.

“Ketika sukses, profesi guru ini tidak ditinggalkan. Tetap mengajar dan memotivasi anak didik untuk bisa kreatif dalam hal apapun,” imbuhnya.

Dia menegaskan, apabila jalan keluar dalam menemukan kesuksesan berada dalam pikiran seseorang itu sendiri.

“Jadi untuk menemukan jalan keluar itu bukan mencari di luar, tapi dari dalam pikiran kita sendiri. Karena jalan keluarnya ada di pikiran kita untuk menggapai kesuksesan,” tutupnya.(*)