Kumparan Logo
Konten Media Partner

Bocah asal Indramayu yang tak Sengaja Menelan Kunci Batal Dioperasi

ciremaitodayverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
M Zulzalaly Wal Ikhrom, bocah asal Kelurahan Lemahabang, Kabupaten Indramayu, saat dirawat di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr Mintohardjo, Jakarta. Foto: Diskominfo Kabupaten Indramayu
zoom-in-whitePerbesar
M Zulzalaly Wal Ikhrom, bocah asal Kelurahan Lemahabang, Kabupaten Indramayu, saat dirawat di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr Mintohardjo, Jakarta. Foto: Diskominfo Kabupaten Indramayu

Ciremaitoday.com, Indramayu - M Zulzalaly Wal Ikhrom atau Zul, bocah asal Kelurahan Lemahabang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang tak sengaja menelan anak kunci gembok pintu rumahnya, batal menjalani operasi.

Itu setelah Zul berhasil mengeluarkan kunci dari dalam perutnya saat buang air besar (BAB). Sebelumnya Zul sempat dijadwalkan akan menjalani tindakan operasi di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr Mintohardjo, Jakarta.

Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang memfasilitasi keberangkatan Zul ke Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr Mintohardjo, mengatakan, apa yang dialami bocah berusia 8 tahun tersebut, merupakan pertolongan Allah SWT.

Kini Zul pun tersenyum lega. Pasalnya, saat hendak menjalani operasi, kunci yang bersarang di dalam lambungnya itu tidak ditemukan karena sudah keluar dari saluran pencernaannya, dan operasi pun batal dilakukan.

Nina mengatakan, pemerintah daerah telah memfasilitasi seluruh keperluan Zul dan keluarga saat berangkat ke Jakarta pada Kamis (22/9/2022) malam.

"Untuk biaya pengobatan di RS TNI AL Dr Mintohardjo akan ditanggung dari pihak rumah sakit atau Pak KASAL," ujar Bupati Nina Agustina dalam keterangan yang diterima Ciremaitoday, Jumat (23/9/2022).

Sementara Dokter Spesialis Bedah Digestif di RS TNI AL Dr Mintohardjo, dr. Pribadi Arif mengatakan, pihak rumah sakit telah melakukan pemeriksaan radiologi. Namun hasil dari pemeriksaan tersebut, anak kunci yang bersarang dalam lambung Zul sudah tidak ditemukan.

"Alhamdulillah, ternyata ususnya mungkin mampu beradaptasi, sehingga anak kuncinya itu bisa mengikuti gerakan peristaltik usus. Terus tanpa disadari oleh pasien, anak kuncinya bisa keluar lewat BAB, dan sekarang sudah tidak ada," katanya.

Selain itu, kata Pribadi Arif, setelah dilakukan pemeriksaan dan analisa medis, saluran pencernaan dalam tubuh Zul juga tidak mengalami masalah apa pun.

"Yang kita takutkan ada infeksi, mungkin juga pendarahan akibat anak kunci yang melewati sepanjang saluran pencernaan itu. Namun setelah kita periksa dan kita analisa tidak ada masalah," sambungnya.

Pribadi Arif menyatakan, saat ini kondisi Zul sendiri dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Oleh karenanya, jika dalam beberapa waktu dipastikan tidak ada masalah, maka Zul dapat diperbolehkan pulang ke rumahnya.

"Ke depan kita hanya melakukan observasi, tapi kalau tidak ada masalah maka sudah boleh pulang," ucapnya.

Ibunda Zul, Nina Listiana (40), menyampaikan terima kasih kepada Bupati Indramayu, Nina Agustina, dan pihak Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr Mintohardjo Jakarta yang telah membantu pengobatan anaknya tersebut. Dirinya juga berharap anaknya dapat kembali sembuh dan beraktifitas seperti biasanya.

"Semoga anak saya bisa segera sembuh seperti sebelumnya dan dapat bersekolah lagi," harapnya.***