News
·
18 November 2020 18:25

KPCT Klaim Wilayah Cirebon Timur Mumpuni untuk Dimekarkan

Konten ini diproduksi oleh ciremaitoday
KPCT Klaim Wilayah Cirebon Timur Mumpuni untuk Dimekarkan (12412)
searchPerbesar
Ilustrasi, sektor industri dan UMKM jadi andalan di wilayan Cirebon timur. (Dok. Ciremaitoday)
Ciremaitoday.com, Cirebon - Rencana pemekaran Kabupaten Cirebon Timur hingga kini masih menuai pro dan kontra. Masing-masing pihak memiliki landasannya sendiri dalam menentukan sikap terkait pemekaran Cirebon Timur.
ADVERTISEMENT
Satu pihak menilai Cirebon Timur tidak layak dimekarkan karena luas wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tidak mencukupi, dan faktor ekonomi pun belum bisa mandiri.
Sementara Ketua Komite Pemekaran Cirebon Timur (KPCT) Qorib Magelung menilai, pemekaran Cirebon Timur merupakan langkah solutif untuk memperpendek pelayanan masyarakat dan potensi wilayah ini sudah mumpuni untuk dimekarkan.
"Cirebon Timur sudah mumpuni untuk dimekarkan, hanya sejarang sedang berproses untuk kelengkapan administrasi dan sebagainya," katanya, Rabu (18/11/2020).
Langkah-langkah selanjutnya pun tengah dipersiapkan oleh tim, di antaranya menginventarisir potensi yang ada, sumber pendapatan, menjaring aspirasi dari berbagai pihak, dan lainnya.
"Sebelum mengirimkan surat ke Gubernur kami melakukan berbagai persiapan yang matang, hingga mengundang pihak perguruan tinggi untuk melakukan kajian," imbuhnya.
ADVERTISEMENT

Berdampak Positif

Menurutnya, pemekaran suatu wilayah membawa dampak positif bagi masyarakat.
"Faktanya, luas Cirebon Timur terdiri dari 18 Kecamatan, jumlah penduduk sudah di atas 1 juta. Saya mengajak duduk bersama pihak yang tidak menyetujui terbentuknya Cirebon Timur," tuturnya.
Ia menambahkan, ketika sudah terbentuk pemerintah provinsi jangan sampai meninggalkan Cirebon Timur hingga tidak mampu mengelola potensi daerahnya apalagi menjadi daerah miskin.
"Pemerintah jangan sampai kemudian memisahkan Kabupaten Cirebon Timur dengan daerah lainnya, nanti malah menjadi daerah miskin dan sengsara," pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020