Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pemkot Cirebon Siapkan TPU Khusus untuk Jenazah Pasien COVID-19

ciremaitodayverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemakaman jenazah pasien COVID-19. (Kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemakaman jenazah pasien COVID-19. (Kumparan)

Ciremaitoday.com, Cirebon - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menyiapkan tempat pemakaman khusus untuk pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia di TPU Kedung Menjangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

"Kami sudah menyediakan tempat pemakaman bagi jenazah pasien COVID-19 di TPU Kedung Menjangan. Agar tidak ada penolakan dari warga," kata Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi kepada awak media di kantor PSC 119 Kota Cirebon, Rabu (7/10/2020).

Agus mengatakan, TPU khusus jenazah pasien COVID-19 tersebut untuk mencegah adanya penolakan dari warga. Agus tak menampik kejadian pengambilan paksa dan pembukaan peti jenazah pasien COVID-19 seperti di Kabupaten Cirebon beberapa hari lalu, bisa memicu kejadian serupa. Hal itu disebabkan karena adanya kesalahpahaman antara masyarakat dan satgas COVID-19.

Siapkan Lahan Pemakaman 1,5 Hektare

Lebih lanjut, ia mengatakan TPU Kedung Menjangan memiliki luas sekitar 1,5 hektare.

"Ini adalah stigma yang harus diluruskan. Itu sudah sesuai protokol penanganan COVID-19. Kita tidak pernah mengucilkan pasien COVID-19, termasuk keluarganya," kata Agus.

Agus menjamin pemulasaraan jenazah pasien COVID-19 sudah di Cirebon sudah sesuai protokol. "Kalau positif, prosedur pemulasaraan jenazah harus sesuai penanganan COVID-19. Kecuali hasil tes negatif. Ini harus dipahami masyarakat. Sehingga masyarakat memahami. Kita butuh koordinasi yang bagus yang baik," kata Agus.

Sekadar diketahui, hingga Selasa (6/10) kemarin total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Cirebon mencapai 294 kasus. 105 pasien masih isolasi dan dirawat di rumah sakit, 171 pasien sembuh dan, 18 meninggal dunia.