Pemuda di Ciamis Sukses Budidaya Kaktus Cantik Bernilai Ekonomis
·waktu baca 3 menit

Ciremaitoday.com, Ciamis – Berawal dari hobi merawat kaktus dengan membeli secara online, kini justru memiliki banyak koleksi kaktus cantik beragam jenis. Hal ini dilakoni seorang pemuda bernama Asep Irfan Mauludin (24) asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Hobi menanam kaktus dilakukan Asep sejak masih duduk di bangku perkuliahan. Bahkan usai lulus di tahun 2020, seluruh kaktus koleksinya yang ada di kost-kostan dibawa pulang ke Kecamatan Panjalu, Ciamis.
Namun karena bingung menempatkan kaktus koleksinya, akhirnya berinisiatif membuat green house. Selama ini, banyak tantangan yang dialami Asep saat merawat dan menanam kaktus.
“Tantangan selama ini ya karena belajar otodidak paling di pemupukan, pemberian nutrisi ada yang cocok ada yang tidak. Kalau di awal merawat kaktus, persoalan tentang media tanam, terkadang media tanam yang direkomendasikan oleh teman-teman penghobi di beberapa daerah lain belum tentu cocok untuk daerah saya,” kata Asep Irfan Mauludin kepada awak media, Senin (7/2/2022).
Dia menyebut, tantangan lain yakni terkait cuaca. Sebab jika cuaca mendung, pertumbuhan kaktus kurang baik, bahkan kadang sampai berjamur dan kena kutu dan hama.
“Kaktus kan sangat menyukai sinar matahari dan suhu panas,” katanya.
Saat ini, Ia memasarkan kaktus melalui berbagai media sosial, mulai dari Instagram sampai Facebook.
“Belum buka toko ataupun mengikuti pameran. Karena saya belum siap aja, jadi masih lewat online,” katanya.
Dia mengaku, pernah menjual kaktus hingga ke Malaysia. Namun kebanyakan menjual kaktus di dalam negeri. Harga yang ditawarkan bervariatif mulai dari Rp 5 ribu hingga jutaan rupiah.
“Paling murah saya punya yang gratis, khusus buat saudara, atau teman yang bukan penghobi kaktus tapi ingin mencoba merawat kaktus, saya biasanya kasih gratis. Tapi yang Rp 5 ribu juga ada, paling mahal Rp 7 juta, ada yang Rp 5 juta ada yang Rp 1 juta. Jadi belum punya yang Rp 40 juta atau Rp 30 juta,” jelasnya.
Beberapa Jenis Kaktus Koleksi
Beberapa jenis kaktus yang ditanam mulai dari Astrophytum, Gymnocalycium, Mammilaria, Echeveria, Haworthia, dan Mondenium.
“Meskipun banyak juga sukulen, tapi kebanyakan Gymnocalycium. Sekarang lagi suka sama agape,” tukasnya.
Dia menceritakan, sejak tahun 2020 akibat COVID-19 membuat diam di rumah sehingga cukup jenuh dan bosan. Hingga akhirnya melirik tanaman kaktus yang mungkin tak banyak peminatnya.
“Saat itu saya diam di rumah, saya bosan, saya hobilah sama kaktus. Naluri untuk belajar merawat itu datang sendiri, sehingga saya terus belajar sendiri, menggali di sosial media, yang menginformasikan artikel-artikel. Sekarang zaman digital jadi lebih mudah. Kemudian kita aplikasikan, kalau gagal coba lagi, terus begitu,” bebernya.
Menurut Asep pada Januari 2020 harga kaktus masih biasa-biasa saja. Baru pada Agustus 2020, banyak penghobi baru yang menawar dengan harga fantastis.
“Dari sana saya mulai jualan, sampai sekarang rutin jualan. Alamat masih di Jalan Tegal Panjang, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis. Belum buka secara umum, karena belum siap, barangnya belum banyak. Jadi tidak dibuka secara umum,” pungkasnya.(*)
