Kumparan Logo
Konten Media Partner

Rawan Konflik, Polres Majalengka Larang Konvoi Pendukung Capres

ciremaitodayverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono. (Dok)
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Majalengka AKBP Mariyono. (Dok)

ciremaitoday.com, Majalengka, - Polres Majalengka melarang tim sukses pasangan calon hingga masyarakat untuk tidak melakukan mobilisasi massa atau konvoi kemenangan setelah hasil quick count atau hitung cepat.

“Kami tidak akan memberikan rekomendasi kepada masyarakat yang meminta izin untuk memobilisasi massa untuk merayakan kemenangan pilpres 2019,” kata Kapolres Majalengka AKBP Mariyono di Majalengka, Kamis (18/4).

AKBP Mariyono mengatakan masyarakat tidak diperkenankan melakukan konvoi, karena sangat rawan provokasi dan terjadi konflik.

Selain itu dia juga akan melakukan upaya persuasif bila terjadi mobilisasi massa, namun Polri tidak segan untuk menindak tegas masyarakat ketika upaya persuasif tidak mampu dilakukan.

“Polres Majalengka akan terus melokalisir, menghentikan, mengimbau masyarakat untuk kembali dan meminta bersabar menunggu pengumuman resmi oleh KPU,” ujar dia.

Kapolres AKBP Mariyono meminta masyarakat bersabar menunggu proses penghitungan suara secara final di tingkat nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Alasan itu lanjut dia, didasarkan pada fakta bahwa KPU merupakan lembaga resmi yang memiliki kompetensi untuk mengumumkan hasil pemilu secara nasional.

“Polres Majalengka selalu mengimbau masyarakat untuk tenang. Namun, jika nanti ada unsur pidana dalam rangka memobilisasi massa, polisi tidak segan menindak tegas,” katanya. (*)

Penulis : Oki Kurniawan

Editor : Tomi Indra Priyanto