Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sopir Bus Oleng di Kabupaten Kuningan Akhirnya Dipecat Pihak Perusahaan

ciremaitodayverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sat Lantas Polres Kuningan, Polda Jabar, saat mendatangi pihak perusahaan bus yang viral akibat beraksi zig-zag atau oleng di jalanan. (Andri)
zoom-in-whitePerbesar
Sat Lantas Polres Kuningan, Polda Jabar, saat mendatangi pihak perusahaan bus yang viral akibat beraksi zig-zag atau oleng di jalanan. (Andri)

Ciremaitoday.com, Kuningan – Akibat aksi mengemudi zig-zag di jalanan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sopir bus akhirnya diberi tindakan tegas oleh pihak perusahaan. Langkah ini dilakukan pihak perusahaan, setelah aksi sopir dengan mengendarai bus secara zig-zag viral di media sosial.

Bahkan kendaraan bus yang beraksi oleng itu diakui milik dari PO Tunggal Jaya Transport. Apalagi aksi sopir bus itu dilakukan tak jauh dari garasi mobil perusahaan.

“Iya itu benar milik kami, itu lokasinya 50 meter dari garasi kami. Saya sudah menindak tegas sopir kami, berupa tindakan pemberhentian,” kata Direktur PO Tunggal Jaya Transport, Didi Suhadi dalam keterangan persnya, Senin (2/8/2021).

Pihaknya juga langsung memasang stiker Stop Bus Oleng di semua kendaraan PO Tunggal Jaya Transport. Sekaligus memberi edukasi kepada semua sopir bus agar tidak bertindak hal serupa.

“Kami sudah edukasi semua sopir, jangan oleng-oleng lagi lah. Utamakan keselamatan, karena mungkin di masa pandemi ini bus pariwisata sangat terdampak, hampir tidak ada job sama sekali,” ucapnya.

Atas kejadian ini, Ia berkomitmen, untuk tidak melakukan aksi serupa di kemudian hari. Tak lupa, ucapan permintaan maaf disampaikan bagi semua masyarakat atas kejadian bus oleng yang viral di media sosial.

“Semoga ini juga mengedukasi kepada bus mania untuk stop oleng, tapi utamakan keselamatan. Saya selaku owner atas nama perusahaan memohon maaf kepada masyarakat, semoga dengan klarifikasi ini yang dibantu jajaran Sat Lantas Polres Kuningan dan menindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku, saya sampaikan terimakasih, semoga kejadian ini tidak terulang,” ungkapnya.

Menurutnya, jika video itu diduga diambil saat kegiatan trip bus mania. Sehingga ada sekira 40 penumpang di dalam kendaraan bus.

“Itu mungkin acara trip bus mania, itu kunjungan ke garasi kami di Kuningan. Ada kunjungan balik dari rekan PO asal Pemalang, karena sebelumnya fans bus mania kami itu kunjungan kesana, mungkin itu kunjungan balik ya, dan kejadian ini diluar kendali kami, sekali lagi kami memohon maaf semoga tidak terulang lagi,” tutupnya.(*)