Wisata Sejarah sambil Ngabuburit di Keraton Kasepuhan Cirebon

ciremaitoday.com, Cirebon, - Banyak cara yang dilakukan untuk menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit. Di Kota Cirebon, ada salah satu lokasi ngabuburit sambil mengenalkan budaya dan bangunan bersejarah kepada masyarakat.
Lokasi ngabuburit di Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Jawa Barat misalnya, kalian bisa jalan-jalan sambil mengamati bangunan kuno khas Kesultanan Cirebon atau sekedar menikmati keasrian alam di sekitar keraton.
Bangunan-bangunan yang ada di komplek Keraton Kasepuhan disebut dengan istilah Baluwarti. Sejumlah baluwarti yang bisa kalian amati saat di keraton di antaranya rumah yang pernah ditinggali Sunan Gunung Jati, rumah Pangeran Cakrabuana atau Mbah Kuwu Cirebon sebagai pendiri tanah Cirebon, dan bangunan utama keraton itu sendiri. Kalian bisa berswafoto di sekitar baluwarti yang berusia ratusan tahun.
“Banyak lokasi yang dapat dijadikan selfie, ada Kereta Singa Barong, pusaka keraton dan lainnya. Selain itu, banyak lokasi unik yang dapat dijadikan lokasi selfie,” ungkap Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, Minggu (12/5).
Sultan Arief menambahkan ngabuburit di Keraton Kasepuhan Cirebon bisa dengan menikmati baluwarti dan bisa foto selfie. Tak hanya berswafoto dan mengamati baluwarti di komplek keraton, kalian juga melihat-lihat benda pusaka di Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon. Selain baluwarti, ada pula sumur berusia sekitar 600 tahun yang biasa digunakan Sunan Gunung Jati dan Pangeran Cakrabuana. Air dalam sumur ini bisa digunakan untuk mandi dan berwudu.
“Di komplek keraton ada sumur kejayaan, sumur agung, dan sumur upas yang beracun. Banyak lokasi keramat yang bersejarah ada di Keraton Kasepuhan,” kata Arief.
Kalian juga bisa berantai di Taman Kanyapuri, termasuk melihat pohon soka raksasa. Di Keraton Kasepuhan juga banyak menyimpan benda bersejarah dari Kereta Singa Barong, jimat dan senjata yang dipergunakan untuk berperang. Selain itu banyak peninggalan bersejarah lain yang dapat dijadikan referensi untuk menambah wawasan anda.
“Bagi yang ingin menandai kunjungan ke Keraton Kasepuhan Cirebon, kalian bisa membeli beberapa suvenir khas, seperti kaos, gantungan kunci, batik, dan lainnya. Yang istimewa, di sini juga pengunjung yang ngabuburit bisa sekalian buka puasa. Cuma Rp55.000 sudah dapat takjil serta berbagai jenis makanan dan minuman khas keraton,” tambahnya.
Tak hanya ngabuburit dan buka puasa, umat muslim yang ingin tadarusan pun bisa mengaji Al Quran di Langgar Alit, komplek Keraton Kasepuhan Cirebon. Langgar ini terbilang sejuk karena lantainya terbuat dari marmer berusia sekitar 300 tahun.
Untuk masuk ke Keraton Kasepuhan Cirebon, kalian cukup merogoh kocek Rp10.000/orang. Tiket masuk ke Museum Pusaka Rp25.000/orang, sedangkan tiket masuk ke Dalem Agung Rp10.000/orang. (*)
Penulis : Tomi Indra Priyanto
