Konten dari Pengguna

Matcha Rasa Rumput? Simak Manfaatnya!

Cristin Yohana Putri Sujarwo

Cristin Yohana Putri Sujarwo

Pelajar SMA Citra Berkat

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Cristin Yohana Putri Sujarwo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Matcha menjadi salah satu hidangan budaya asal Jepang yang cukup mendunia. Kini banyak sekali berbagai kreasi makanan dan minuman seperti kue, es krim, dan latte berbahan dasar matcha. Matcha sendiri berasal dari tanaman Camellia sinensis yang ditanam di tempat teduh dan kemudian digiling menjadi bubuk halus. Proses ini membantu menjaga kandungan nutrisi seperti antioksidan, L-theanine, dan kafein yang memberikan segudang manfaat bagi kesehatan.

Sumber: pexels.com/Elliot Fais
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: pexels.com/Elliot Fais

Di tengah mendunianya berbagai hidangan berbahan dasar matcha, tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa matcha mempunyai rasa yang mirip dengan rumput. Rasanya sering digambarkan sebagai kombinasi antara manis dan sedikit pahit dengan teksturnya yang lembut dan creamy. Rasa ini sebenarnya berasal dari proses penanaman dan pengolahan yang sangat unik yang akhirnya meningkatkan kandungan klorofil dan L-theanine pada hasil akhir. Pandangan ini mungkin berasal dari pengalaman yang kurang baik karena produk berkualitas rendah atau penyajian yang tidak tepat.

Mari kita simak beberapa kandungan beserta manfaat yang dimiliki matcha!

Polifenol

  • Bisa membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

  • Sifatnya antiinflamasi sehingga membantu tubuh untuk mengurangi atau melawan peradangan dalam tubuh.

  • Dapat membantu tubuh untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.

  • Bisa membantu menjaga keseimbangan bakteri. Khususnya di bagian pencernaan.

  • Meningkatkan fungsi otak.

Katekin (epigallocatechin gallate) : salah satu jenis flavonoid.

  • Sifatnya antibakteri jadi bisa membantu melawan bakteri penyebab jerawat.

  • Menghambat produksi sebum pada kulit berminyak.

  • Meningkatkan kesehatan jantung karena bisa menurunkan tekanan darah, meningkatkan kolesterol baik (HDL), dan mengurangi kolesterol jahat (LDL).

  • Meningkatkan fungsi hati dengan proses detoksifikasi alami dalam tubuh.

L-theanine atau Theanine : asam amino yang ditemukan dalam teh termasuk matcha.

  • Menurunkan stres karena punya efek yang menenangkan.

  • Meningkatkan kualitas tidur. Walaupun matcha mengandung kafein, kandungan ini akan menjadi penyeimbang efek kafein.

  • Menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.

Sumber: pexels.com/Monstera Production

Dengan semua kandungan dan manfaat yang dimiliki, matcha tidak hanya menjadi tren kuliner semata, tetapi juga bisa kita jadikan pilihan minuman atau pun makanan yang menguntungkan bagi kesehatan. Dari menjaga kesehatan jantung, menyehatkan kulit, sampai meningkatkan kinerja otak dengan rasa yang kaya, kompleks, dan memberi pengalaman yang menyenangkan. Oleh karena itu, matcha bisa dinikmati dalam gaya hidup sehat, baik dalam bentuk makanan mau pun minuman.