Perkenalkan Ikan Asin Bengkulu melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha

Seorang penulis dan content creator, berkuliah di teknik elektro universitas bengkulu dan sekarang juga menjadi pimpinan di start up onschool.id
Konten dari Pengguna
26 September 2022 15:49
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari DANI FAZLI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tim dari Universitas Bengkulu sedang mengikuti Market Day
zoom-in-whitePerbesar
Tim dari Universitas Bengkulu sedang mengikuti Market Day
ADVERTISEMENT
Ikan asin Bengkulu merupakan salah satu olahan khas dari Bengkulu yang dibuat dengan cara dikeringkan baik dengan metode tradisional ataupun metode terbaru, namun untuk wilayah Kota Bengkulu pembuatan ikan asin masih menggunakan metode tradisional yakni dikeringkan dengan panas sinar matahari. Tantangannya ada pada proses pengeringan ketika cuaca ekstrem tentu hal tersebut masih harus dijadikan perhatian bagi masyarakat dan pemerintah terkait, karena sulitnya untuk produk lokal ini menemukan pasar.
ADVERTISEMENT
Disisi lain, ikan asin khas Bengkulu juga masih sangat kesulitan untuk menemukan segmentasi pasar yang menjanjikan.
Dalam menjawab tantangan dan permasalahan segmentasi pasar, Produk tersebut hadir sebagai inovasi yang akan mengolah ikan asin khas Bengkulu dengan cara kekinian, minimnya edukasi terkait khasiat ikan asin juga sebagai salah satu alasan untuk masyarakat era baru ini kurang berminat untuk memakan ikan tersebut, terlebih saat ini sudah memasuki fase bonus demografi dengan jumlah usia produktif atau generasi muda lebih bayak dibanding generasi tidak produktif.
Permasalahan mendasar juga yang ada pada pemikiran dari mayoritas generasi muda yang lebih tertarik dengan produk cepat saji yang tentunya tidak sehat bagi tubuh. Generasi muda lebih bangga dengan produk asing atau produk buatan luar dibanding produk lokal, secara tidak langsung fenomena ini dapat menggeser pemahaman dan perilaku sosial generasi untuk masa yang akan datang.
ADVERTISEMENT
Permasalahan tidak hanya pada perilaku sosial dari tingkat konsumsi generasi muda, saat ini penggiat usaha bidang ikan asin juga masih sangat sulit untuk menemukan pasar yang tepat, oleh karena itu sangat diperlukan rangkaian inovasi guna mempermudah langkah untuk produk ikan asin dapat berkiprah di kancah nasional bahkan internasional.
Kawasan Pasar Ikan Asin Bengkulu
zoom-in-whitePerbesar
Kawasan Pasar Ikan Asin Bengkulu
Mahasiswa Universitas Bengkulu hadir membawa gagasan sebagai warna baru untuk produk olahan ikan asin dengan menyajikan rasa dan kualitas yang berbeda dengan harga pasar. Produk yang mereka gagas yakni melakukan produksi olahan bahan 50% menuju produk siap konsumsi. Disisi lain, ikan asin memiliki banyak manfaat. Adapun manfaat utamanya yakni dapat menguatkan tulang dan salah satu sumber energi tambahan bagi tubuh.
Bencoolen fish crackers merupakan bisnis yang diciptakan dan dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Bengkulu, serta sebagai bukti keseriusan dalam menjalankan usaha, saat ini tim mahasiswa tersebut berhasil meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi tahun 2022.
ADVERTISEMENT
Sebagai generasi intelektual , mahasiswa Universitas Bengkulu tersebut telah melakukan inovasi dari berbagai lini atau sektor, mulai dari bentuk kemasan yang sudah mengacu konsep terbaru hingga variasi rasa yang tentunya akan membuat generasi muda lebih tertarik untuk mengonsumsinya.
Kedepannya bisnis tersebut diharapkan mampu memberikan kebermanfaatan yang luas serta berperan sebagai mitra kolaborasi strategis bagi nelayan yang ada di Provinsi Bengkulu agar dapat menekan angka pertumbuhan ekonomi lokal.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020