Konten dari Pengguna

Apakah Arti Indonesia Menandatangani dan Mengesahkan Paris Agreement 2015?

Deis Amelia

Deis Amelia

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jurusan Pendidikan Kimia

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Deis Amelia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penandatanganan dan pengesahan perjanjian paris 2015 (Source : Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penandatanganan dan pengesahan perjanjian paris 2015 (Source : Pexels)

Pada tahun 2015, Indonesia menandatangani dan mengesahkan Paris Agreement, sebuah perjanjian internasional yang bertujuan untuk membatasi pemanasan global di bawah 2 derajat Celcius, idealnya 1.5 derajat Celcius, dibandingkan dengan tingkat pra-industri. Langkah ini menjadi bukti komitmen Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim, namun apa sebenarnya arti dari penandatanganan dan pengesahan ini bagi Indonesia?

Arti dari penandatanganan dan pengesahan paris agreement bagi Indonesia

  1. keberpihakan Indonesia terhadap upaya global dalam mengatasi perubahan iklim. Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan garis pantai yang panjang dan rawan bencana alam, sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Meningkatnya permukaan air laut, cuaca ekstrem, dan degradasi lingkungan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat dan ekonomi Indonesia. Dengan menandatangani Paris Agreement, Indonesia menunjukkan bahwa negara ini serius dalam menghadapi ancaman tersebut dan siap untuk berkontribusi dalam upaya global.

  2. menetapkan target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi GRK sebesar 29% dengan upaya sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2030. Target ini merupakan langkah penting dalam mengurangi dampak perubahan iklim dan menunjukkan komitmen Indonesia dalam mencapai tujuan Paris Agreement.

  3. membuka peluang bagi Indonesia untuk mendapatkan akses terhadap pendanaan dan teknologi hijau. Negara-negara maju telah berkomitmen untuk memberikan bantuan keuangan dan teknologi kepada negara berkembang untuk membantu mereka dalam mencapai target pengurangan emisi. Indonesia dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengembangkan teknologi ramah lingkungan, meningkatkan efisiensi energi, dan membangun infrastruktur yang berkelanjutan.

Tantangan Indonesia dalam menjalankan paris agreement

Implementasi Paris Agreement di Indonesia membutuhkan komitmen kuat dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Tantangan utama meliputi:

  1. Implementasi Kebijakan: Membutuhkan kebijakan yang efektif dan terintegrasi untuk mencapai target emisi dan adaptasi.

  2. Pendanaan: Diperlukan dana yang cukup untuk mendukung transisi energi, adaptasi, dan mitigasi.

  3. Keterlibatan Masyarakat: Penting untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya mengatasi perubahan iklim.

Penandatanganan dan pengesahan Paris Agreement merupakan langkah penting bagi Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim. Namun, keberhasilan implementasinya tergantung pada komitmen dan upaya bersama dari semua pihak. Dengan kerja sama dan kolaborasi yang kuat, Indonesia dapat mencapai target pengurangan emisi, membangun ketahanan terhadap dampak perubahan iklim, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Deis Amelia

Mahasiswa Pendidikan Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta