Besok, 11 WNI Akan Dievakuasi dari Marawi dengan Pengawalan Ketat

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kondisi di Marawi Filipina (Foto: REUTERS/Erik De Castro)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi di Marawi Filipina (Foto: REUTERS/Erik De Castro)

Sebanyak 11 warga negara Indonesia di kota Marawi, Filipina selatan, akan dievakuasi besok. Evakuasi dilakukan dengan pengawalan ketat tentara dan kepolisian Filipina.

Menurut sumber kumparan (kumparan.com) di Mindanao, militer Filipina (AFP) dan kepolisian Filipina (PNP) menyetujui permintaan pemerintah Indonesia untuk melakukan evakuasi secepatnya 11 WNI dari kota Marawi.

Sejak pekan lalu, situasi di Marawi mencekam akibat pertempuran antara tentara dan militan Maute yang berafiliasi dengan ISIS.

[Baca juga: 7 WNI Dicari Militer Filipina karena Terkait Penyerangan Marawi]

Para tentara Filipina berjaga di Marawi (Foto:  REUTERS/Erik De Castro)
zoom-in-whitePerbesar
Para tentara Filipina berjaga di Marawi (Foto: REUTERS/Erik De Castro)

Rencana evakuasi akan dilakukan pada Kamis pagi (1/6). Evakuasi sendiri akan dilakukan melalui empat kota melalui jalan darat hingga ke Marawi.

Sumber kumparan mengatakan, evakuasi darat akan berakhir di Pagadian City dan dilanjutkan ke Davao menggunakan pesawat. Jalur sepanjang rute evakuasi akan dijaga ketat militer.

[Baca juga: Kota Marawi Berhasil Direbut Kembali dari ISIS]

Ke-11 WNI itu adalah anggota Jemaah Tabligh yang tengah berdakwah di kota Marawi. Mereka dipastikan tidak terlibat dalam jaringan kelompok bersenjata di kota tersebut.

Namun ada sekitar 7 orang WNI yang tengah diburu kepolisian Filipina karena terlibat Maute.

WNI terduga teroris di Marawi (Foto: Dok. PNP)
zoom-in-whitePerbesar
WNI terduga teroris di Marawi (Foto: Dok. PNP)